Posisi Mengemudi yang Aman, Jangan Terlalu Dekat dengan Setir

Kompas.com - 07/05/2021, 14:12 WIB
Posisi mengemudi yang salah Coconotes - BloggerPosisi mengemudi yang salah

JAKARTA,KOMPAS.com - Pada saat mengemudi tentu saja akan mengatur tempat duduk sesuai dengan kebutuhan, terutama jika menggunakan mobil baru atau memakai mobil orang lain.

Mengatur tempat duduk pengemudi tidak boleh dilakukan tanpa perhitungan. Harus sesuai dan tentu saja nyaman dan aman pada saat mengemudi.

Baca juga: Demi Penumpang, PO Sinar Jaya Rekondisi 16 Unit Bus di Laksana

Training Director The Real Driving Centre Marcell Kurniawan mengatakan, mengatur tempat duduk pada saat mengemudi yang baik adalah tidak terlalu jauh dan tidak juga terlalu dekat.

Pengaturan posisi tempat duduk yang salah dapat mengakibatkan munculnya berbagai penyakit dan berpengaruh pada keamanan mengemudi.

Posisi mengemudi ideal yang dipraktekan saat Honda Safety Driving Clinic di kawasan Sirkuit Sentul, Bogor, Minggu (15/7/2018).Kompas.com/Alsadad Rudi Posisi mengemudi ideal yang dipraktekan saat Honda Safety Driving Clinic di kawasan Sirkuit Sentul, Bogor, Minggu (15/7/2018).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pada saat mengatur tempat duduk pastikan untuk tidak terlalu jauh dan tidak terlalu dekat, diatur posisi ergonomis sedemikian rupa agar nyaman dan aman," kata Marcell kepada Kompas.com, Kamis (6/5/2021).

Baca juga: Tol Cikampek Padat Imbas Penyekatan Larangan Mudik, Ini Penjelasan Polisi

Posisi duduk yang terlalu dekat dengan kemudi bisa saja membahayakan. Pada saat posisi duduk dekat dengan kemudi otomatis kaki akan terlalu menekuk dan dapat mengakibatkan pengemudi cepat lelah. Selain itu, respons kaki juga akan terhalang dan pergerakan tangan tidak leluasa saat memutar kemudi.

Ada jarak minimal antara pengemudi dan setir mobil yang harus dikatahui oleh pengemudi agar terhindar dari bahaya. Paling tidak, jarak minimal antara kemudi dengan pengemudi adalah 25 cm.

Ilustrasi SRS AirbagIstimewa Ilustrasi SRS Airbag

"Karena dada kita memang tidak boleh terlalu dekat dengan kemudi, minimal harus ada 25 cm. Karena kalau airbag mengembang tanpa ada tabrakan dan posisi kita terlalu dekat dengan kemudi itu malah membahayakan diri kita sendiri," ucap Marcell.

Baca juga: Kenapa All-New Honda CB150R Masih Pakai Gaya Lama?

Airbag yang mengembang dan mengenai pengemudi dalam jarak dekat dapat menyebabkan tulang rusuk patah. Maka dari itu, posisi mengemudi diusahakan jangan terlalu dekat dengan kemudi untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.