Wacana Balapan Malam MotoGP di Sirkuit Sepang Diragukan

Kompas.com - 30/04/2021, 12:41 WIB
Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, menjajal Sirkuit Sepang pada tes pramusim MotoGP 2020, Minggu (9/2/2020). AFP/MOHD RASFANPebalap Repsol Honda, Marc Marquez, menjajal Sirkuit Sepang pada tes pramusim MotoGP 2020, Minggu (9/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Balap MotoGP di Sirkuit Sepang, Malaysia, selalu digelar siang hari. Belakangan, sempat muncul wacana untuk menggelar balapan malam hari di sirkuit tersebut.

Wacana itu disampaikan pada Januari lalu oleh mantan CEO Sirkuit Sepang Razlan Razali yang sekarang menjabat sebagai Team Principal Petronas Yamaha Sepang Racing Team.

Menurutnya, Sirkuit Sepang bisa saja menggemar balapan di malam hari seperti di Sirkuit Losail, Qatar, yang sudah berjalan sejak 2008.

Baca juga: Sepang Racing Team Juga Siap Menerima Tawaran Merek Selain Yamaha

Sirkuit Sepang pernah menggelar balapan malam hari pada Desember 2019. Ajang balap ketahanan yang digelar selama delapan jam tersebut dipercepat tiga jam karena hujan deras.

Pebalap MotoGP dari tim Repsol Honda, Marc Marquez, bersiap untuk keluar dari pit pada hari pertama sesi tes pramusim MotoGP di Sirkuit Sepang, 7 Februari 2020.AFP/MOHD RASFAN Pebalap MotoGP dari tim Repsol Honda, Marc Marquez, bersiap untuk keluar dari pit pada hari pertama sesi tes pramusim MotoGP di Sirkuit Sepang, 7 Februari 2020.

Pernyataan Razali tentang balapan malam di Sepang menimbulkan beberapa kejutan. Sebab, FIM Safety Officer Franco Uncini, juara dunia 500 cc tahun 1982 di Suzuki, sudah menggambarkan sistem pencahayaan baru yang ada saat ini tidak memadai tiga tahun lalu.

Sistem pencahayaannya memang cukup untuk motor ketahanan seri dekat yang dilengkapi dengan sistem pencahayaan juga. Tapi, tidak untuk motor balap MotoGP yang jauh lebih cepat.

"Rencananya adalah bekerja dengan Franco Uncini untuk mengecek sistem pencahayaan di Seoang, yang instalasinya dilakukan oleh spesialis yang sama yang memasang sistem pencahayaan di Qatar dan Bahrain," ujar Razali, dikutip dari Speedweek.com, Jumat (30/4/2021).

Baca juga: Kedatangan Rossi, Sepang Racing Team Ingin Terus Bersama Yamaha

Razali menambahkan, Uncini nantinya yang akan mempertimbangkan peningkatan apa yang dibutuhkan.

Menurutnya, CEO Sirkuit Sepang yang sekarang juga akan mempertimbangkan untuk menggelar balapan MotoGP pada malam hari.

Namun, CEO Dorna Sports Carmelo Ezpeleta meragukan wacana tersebut. Sebab, belum lama ini sistem pencahayaan di Qatar sudah ditingkatkan dan menjadi standar yang baru.

"Jika Anda melihat lampu di Sirkuit Losail setelah renovasi terakhir, maka jelas standar baru telah ditetapkan di sana" kata Ezpeleta.

Pebalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, menjajal Sirkuit Sepang dengan motor M1 spek 2020 pada hari kedua sesi tes pramusim, 8 Februari 2020.AFP/MOHD RASFAN Pebalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, menjajal Sirkuit Sepang dengan motor M1 spek 2020 pada hari kedua sesi tes pramusim, 8 Februari 2020.

Ezpeleta menambahkan, pencahayaan di Losail sangat luar biasa dan sistem pencahayaannya juga sangat mahal. Maka itu, dia meragukan jika Sirkuit Sepang bisa berinvestasi sebesar itu, khususnya dalam situasi pandemi seperti sekarang ini.

Sejauh ini, Sirkuit Sepang masih masuk dalam kalender MotoGP 2021 dan akan digelad 31 Oktober. Pemerintah di sana akan memutuskan izin akan dikeluarkan atau tidak pada Juli nanti.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X