Alasan Polisi Tindak Travel Gelap Jelang Larangan Mudik Lebaran 2021

Kompas.com - 30/04/2021, 12:01 WIB
Sejumlah kendaraan melintasi tol JORR (Jakarta Outer Ring Road) menuju tol Jakarta-Cikampek di Bekasi , Jawa Barat, Kamis (23/4/2020). Menurut data Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya sebanyak 44.550 kendaraan keluar wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi ) melewati gerbang tol Cikampek Utama jelang larangan mudik yang ditetapkan pemerintah pada (24/4/2020). ANTARA FOTO/FAKHRI HERMANSYAHSejumlah kendaraan melintasi tol JORR (Jakarta Outer Ring Road) menuju tol Jakarta-Cikampek di Bekasi , Jawa Barat, Kamis (23/4/2020). Menurut data Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya sebanyak 44.550 kendaraan keluar wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi ) melewati gerbang tol Cikampek Utama jelang larangan mudik yang ditetapkan pemerintah pada (24/4/2020).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Polda Metro Jaya mulai melakukan penindakan terhadap pelaku travel gelap, yang nekat mengangkut pemudik jelang larangan mudik Lebaran tahun ini guna menekan potensi penyebaran Covid-19.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo menyebut, selama dua hari penjaringan yaitu Selasa (27/4/2021) dan Rabu (28/4/2021), sudah ada 115 travel gelap yang ditindak.

"Upaya yang kami lakukan ini adalah sebagai langkah untuk memberikan efek jera kepada masyarakat bahwa kami serius dalam melakukan penyekatan peniadaan mudik," ucapnya, Kamis (29/4/2021).

Baca juga: Ada Larangan Mudik, Polisi Awasi Ketat Tempat Wisata

Pos pemeriksaan SIKM di Kembangan, Jakarta BaratAkun instagram @info.jakartabarat Pos pemeriksaan SIKM di Kembangan, Jakarta Barat

Lantas, kenapa polisi mulai melakukan penindakan disaat larangan mudik masih belum berlaku?

Dalam kesempatan sama, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menjelaskan langkah penindakan tersebut mengacu pada Pasal 308 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jadi tidak mengikat atau berkaitan langsung dengan imbauan larangan mudik lebaran yang berlaku 6-17 Mei 2021 mendatang.

Pasalnya, travel gelap ditilang karena kendaraan yang digunakan untuk mengangkut penumpang tidak sesuai peruntukan.

Baca juga: Fenomena Bajing Loncat, Aptrindo Harap Ada Perhatian Lebih dari Aparat

Travel gelap di JambiDOK. PERPALZ TV Travel gelap di Jambi

"Kalau ditanyakan belum tanggal 6 Mei sudah ditindak, iya, di Pasal 308 tidak mengenal itu. Karena (kendaraan) tidak sesuai peruntukan yang dibuat trayeknya," kata Yusri.

"Contoh, trayek ke mana larinya ke mana, membawa penumpang untuk mudik," tambahnya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.