Larangan Mudik Juga Berpengaruh pada Pergerakan Angkutan Barang

Kompas.com - 21/04/2021, 16:21 WIB
Pemkab Luwu siapkan 4 truk logistik untuk pengungsi korban bencana alam asal Palu, Donggala dan Sigi Biromaru, Kamis (11/10/2018) KOMPAS.com/AMRAN AMIR Pemkab Luwu siapkan 4 truk logistik untuk pengungsi korban bencana alam asal Palu, Donggala dan Sigi Biromaru, Kamis (11/10/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah resmi melarang mudik di tahun 2021. Mulai tanggal 6 Mei sampai 17 Mei 2021 seluruh moda transportasi baik darat, laut, udara, dan kereta dilarang untuk beroperasi.

Larangan mudik ini tentunya berpengaruh langsung pada operator bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP). Pada periode lebaran tahun ini, mereka kembali dilarang beroperasi mengantarkan orang ke kampung halamannya.

Selain operator bus AKAP, pengusaha angkutan barang juga merasakan efek dari larangan mudik. Larangan mudik memang tidak berefek secara langsung seperti ke operator bus AKAP, namun pergerakan truk terlihat mulai melambat.

Baca juga: Diskon SUV Murah di IIMS Hybrid 2021, Tembus Rp 35 Juta

Ilustrasi truk melaju di jalan raya.SHUTTERSTOCK/lassedesignen Ilustrasi truk melaju di jalan raya.

Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Jawa Tengah dan DIY Bambang Widjanarko mengatakan, larangan mudik membuat uang tidak menjalar ke kota-kota kecil dan desa. Sehingga ekonomi di daerah jadi terpuruk.

"Sejak pemerintah mengumumkan larangan mudik, pergerakan truk langsung melambat. Hal ini dikarenakan ekonominya yang turut melambat, akhirnya truk juga kena imbasnya," kata Bambang kepada Kompas.com, Rabu (21/4/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Naik Bus Jakarta – Aceh Mulai Rp 800.000, Berani Coba?

Dengan begitu, pergerakan truk ke daerah-daerah ikut menurun. Bambang juga mengatakan kalau pergerakan truk langsung tersendat karena adanya larangan mudik.

"Pergerakan truk lumayan lesu, memang belum terlihat berapa penurunannya, hanya saja mulai melemah dan lalu lintas uang pun mulai melambat," kata Bambang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X