Tabrakan Beruntun Terjadi Lagi, Ingat Bahaya Berkendara di Lajur Kanan

Kompas.com - 21/04/2021, 15:01 WIB
Lebih dari 40 kendaraan terlibat dalam tabrakan beruntun akibat kabut tebal di ruas jalan Shiekh Mohammed bin Rashid di Abu Dhabi, Selasa (6/2/2018). Kepolisian Abu Dhabi via Arab NewsLebih dari 40 kendaraan terlibat dalam tabrakan beruntun akibat kabut tebal di ruas jalan Shiekh Mohammed bin Rashid di Abu Dhabi, Selasa (6/2/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kecelakaan yang melibatkan beberapa kendaraan atau tabrakan beruntun kembali terjadi di Tol TB Simatupang, Selasa (20/4/2021).

Kecelakaan beruntun tersebut disinyalir terjadi lantaran pengemudi melakukan pengereman secara mendadak di lajur lanan tol.

Sebelumnya, insiden serupa juga terjadi di ruas jalan Tol mengarah Bandara pada Senin (19/4/2021).

Baca juga: Rentetan Kerugian yang Dihadapi Truk Angkutan Barang Saat Kecelakaan

Perlu dipahami, ketika berkendara di jalan tol membutuhkan konsentrasi ekstra, pasalnya para pengemudi berkendara dengan kecepatan tinggi terutama bagi mereka yang berada di lajur kanan.

Dalam kecepatan tersebut, seseorang memiliki peluang besar mengalami kecelakaan jika tidak konsentrasi secara penuh.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by JAKARTA INFO (@jktinfo)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Training Director Safety Defensive Consultant Sony Susmana mengatakan, banyak sekali masyarakat yang sudah tahu bahwa lajur kanan merupakan lajur yang paling berbahaya, namun mereka tidak peduli.

“Kenapa berbahaya? Lajur kanan itu merupakan yang paling cepat laju kendaraannya. Biasanya saling mendahului pada lajur kanan, sehingga jarang yang menjaga jarak,” ujar Sony saat dihubungi Kompas.com, Selasa (21/4/2021).

Baca juga: 4 Faktor Utama Penyebab Truk Tidak Kuat Menanjak

Menurut Sony, bahaya lainnya ketika berkendara pada lajur kanan adalah rawan kendaraan yang menyeberang dari arah berlawanan akibat hilang kontrol.

“Karena umumnya mendahului dari kanan, maka jarang yang bisa menjaga irama emosi, sehingga kurang perhitungan,” ucapnya.

Sony berpesan kepada pengemudi untuk lebih bijak dalam menentukan lajur sesuai dengan kecepatan dan kondisi lingkungan.

“Sebisa mungkin berada di lajur kiri dengan kecepatan yang aman 60 km per jam (kpj),” kata Sony.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.