Ducati Akui Sempat Berjudi Saat Rekrut Johann Zarco

Kompas.com - 13/04/2021, 16:41 WIB
Johann Zarco Foto: Twitter Pramac RacingJohann Zarco
|

PORTIMAO, KOMPAS.com - Direktur olahraga Ducati, Paolo Ciabatti mengakui bahwa pihaknya berjudi untuk merekrut Johann Zarco pada 2020 bersama Avintia Ducati.

Mendatangkan Zarco merupakan pertaruhan buat Ducati. Sebab tidak ada yang mempercayainya setelah hasil buruk bersama KTM pada musim sebelumnya.

Zarco hanya sekali masuk 10 besar bersama tim pabrikan KTM pada 2019. Zarco kemudian frustasi dan memutuskan kontrak dengan KTM.

Baca juga: Marc Marquez Bakal Unjuk Gigi di MotoGP Portugal

Pebalap Monster Energy Yamaha Maverick Vinales (tengah), pebalap Pramac Racing Johann Zarco (kanan), dan pebalap Ducati Francesco Bagnaia merayakan podium MotoGP Qatar 2021 di Losail International Circuit, Lusail, pada 28 Maret 2021.AFP/KARIM JAAFAR Pebalap Monster Energy Yamaha Maverick Vinales (tengah), pebalap Pramac Racing Johann Zarco (kanan), dan pebalap Ducati Francesco Bagnaia merayakan podium MotoGP Qatar 2021 di Losail International Circuit, Lusail, pada 28 Maret 2021.

“Kami meyakinkan Johann untuk bertahan di MotoGP pada akhir 2019, karena kami pikir dia adalah pebalap yang bertalenta," kata Ciabatti kepada Motorsport.com dikutip Selasa (13/4/2021).

"Setelah tahun yang sangat rumit dengan KTM, tidak ada yang mempercayainya setelah dia ingin kembali ke Moto2," katanya.

Ducati akhirnya merekrut Zarco dan bergabung dengan Avintia. Pada 2020 penampilannya cukup bagus, dan akhinya dipromosikan ke Pramac Racing pada 2021.

Terbukti saat ini Zarco memimpin klasemen pebalap sementara MotoGP 2021. Pebalap Prancis itu mengoleksi 40 poin selisih 4 poin dari Maverick Vinales dengan 36 poin.

"Kami senang karena Johann dipertaruhkan oleh Ducati ketika tidak ada yang mempertimbangkannya," kata

"Saya pikir dia akan menjadi protagonis sepanjang kejuaraan," kata Ciabatti.

Baca juga: Catat, Ini Biaya dan Cara Mengurus SIM yang Hilang

Bos Ducati MotoGP, Paolo Ciabatti.MOTOGP.COM Bos Ducati MotoGP, Paolo Ciabatti.

Dengan bantuan Ducati, kata Ciabatti, Zarco mulai membangun kepercayaan diri dengan motornya. Saat pindah ke Pramac penampilannya semakin baik.

"Sekarang dia terbukti menjadi pebalap yang kami kira," kata Ciabatti.

"Karena sumber daya yang kami berikan di sana, Pramac adalah tim pabrikan dengan sponsor lain," katanya.

"Dan dalam hal itu Johann sadar bahwa Ducati melihatnya sebagai opsi yang sama validnya dalam perebutan gelar seperti Jack Miller dan Pecco Bagnaia," katanya.

Baca tentang


Sumber Motorsport
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X