4 Merek Jepang Sepakat Soal Baterai Motor Listrik

Kompas.com - 29/03/2021, 08:02 WIB
PCX Electric Foto: IstimewaPCX Electric

JAKARTA, KOMPAS.com - Pada September 2020, keempat produsen motor Jepang, yakni Honda, Yamaha, Suzuki, dan Kawasaki, mengumumkan kerja samanya untuk membuat baterai motor listrik dengan sistem swappable atau tukar.

Dikutip dari Rideapart.com, Minggu (28/3/2021), konsorsium ini belum mengumumkan secara spesifik seperti apa perkembangan terbaru, setelah enam bulan berlalu. Namun, diyakini kerja sama tersebut berjalan lancar.

Baca juga: 4 Produsen Motor Jepang Kerja Sama Bikin Standar Baterai Motor Listrik

Akhirnya, 26 Maret 2021, empat merek Jepang tersebut mengumumkan bahwa mereka telah sepakat mengenai standarisasi sistem tukar baterai (swap) dan desain akhir.

Ilustrasi stasiun penukaran baterai motor listrikDok. Nikkei Asia Ilustrasi stasiun penukaran baterai motor listrik

Semua baterai yang diproduksi di bawah kesepakatan ini akan memiliki ukuran dan bobot yang sama. Begitu pula dengan ketahanan dan fitur keamanannya. Jadi, antara keempat pabrikan motor ini bisa saling bertukar baterai.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Paling penting adalah konsorsium ini akan membuat sistem infrastruktur untuk stasiun pertukaran baterai di seluruh Jepang.

Desakan semakin santer, ketika pemerintah federal Jepang mengumumkan pada Desember 2020, bahwa akan ada peraturan pelarangan kendaraan baru berbahan bakar bensin pada pertengahan 2030-an.

Baca juga: Konsep Motor Listrik Canggih, Bisa Jernihkan Udara dan Ngecas Nirkabel

Jika itu masih belum cukup juga, kota Tokyo akan mengambil langkah lebih jauh pada waktu yang sama. Saat ini, Tokyo berencana untuk mengakhiri penjualan kendaraan berbahan bakar bensin baru pada 2030, disusul sepeda motor bermesin konvensional pada 2035.

Boks penympanan barang bisa digunakan menyimpan baterai cadangan.Yamaha Global Boks penympanan barang bisa digunakan menyimpan baterai cadangan.

"Elektrifikasi sepeda motor adalah tren yang tak terhindarkan untuk industri ini. Empat perusahaan Jepang menguasai sekitar 50 persen pangsa pasar dunia. Saya yakin kolaborasi kita akan menguntungkan konsumen," kata Daiki Mihara, dari Honda, dalam wawancara dengan penyiar nasional NHK TV, belum lama ini.

Saat ini, keempat perusahaan sedang mengerjakan prototipe roda dua listrik yang akan menggunakan sistem baterai baru yang dapat ditukar ini. Tak satu pun dari empat produsen tersebut yang merilis informasi lebih lanjut tentang kendaraan tersebut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X