Lagi, Cewek Bawa Motor Bonceng Tiga Masuk Jalan Tol

Kompas.com - 28/03/2021, 17:36 WIB
Tangkapan layar video sepeda motor masuk jalan tol Akun Instagram @tangerang.terkiniTangkapan layar video sepeda motor masuk jalan tol

JAKARTA, KOMPAS.com - Beredar rekaman yang memperlihatkan tiga perempuan menaiki satu sepeda motor masuk ke jalan tol. Tepatnya di jalur tol Jakarta-Tangerang pada Minggu (28/3/2021).

Rekaman video tersebut diunggah oleh akun instagram @tangerang.terkini belum lama ini. Selain mengendarai sepeda motor di jalan tol, ketiga perempuan tersebut juga melanggar beberapa peraturan lalu lintas lainnya.

Mereka mengendarai motor berbonceng tiga. Selain itu ketiga-tiganya pun tidak mengenakan helm sama sekali. 

Meski telah jelas peraturan mengenai larangan sepeda motor memasuki jalan tol, tidak sedikit kejadian semacam ini terus terulang di berbagai daerah.

Baca juga: Siapa yang Lebih Butuh GPS Saat Mengemudi, Pria atau Wanita?

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Tangerang Terkini (@tangerang.terkini)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Merujuk data atrbpn.go.id, Peraturan Pemerintah No 15 Tahun 2005 Pasal 38 menjelaskan:

1. Jalan tol diperuntukkan bagi pengguna yang menggunakan kendaraan bermotor roda empat atau lebih.

1a. Pada jalan tol dapat dilengkapi dengan jalur jalan tol khusus bagi kendaraan bermotor roda dua yang secara fisik terpisah dari jalur jalan tol yang diperuntukkan bagi kendaraan bermotor roda empat atau lebih.

2. Kendaraan bermotor sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dikelompokkan berdasarkan jenis angkutan dan tonasenya.

3. Ketentuan lebih lanjut mengenai kendaraan bermotor sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (1a) ditetapkan oleh Menteri.

Baca juga: Goyangkan Kendaraan, Kegiatan Mubazir Saat Isi Bensin

Larangan sepeda motor masuk jalan tol didasari atas fakta bahwa kecepatan kendaraan di jalan tol relatif konstan dan tinggi dengan dimensi kendaraan yang lebih besar dari sepeda motor. 

Momentum yang dihasilkan oleh kendaraan-kendaraan tersebut berisiko menimbulkan kecelakaan bagi sepeda motor yang dimensinya lebih kecil.

"Sebaiknya diberikan lagi sign khusus, misal marka jalan berwarna kuning dengan tulisan JALAN TOL," kata Sony Susmana selaku Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia saat dihubungi Kompas.com beberapa waktu lalu.

Dengan tanda khusus berwarna kuning di jalanan atau aspal, dapat lebih terlihat oleh pengendara motor daripada rambu-rambu yang dipasang di atas. Hal ini dikarenakan mata pengendara motor cenderung menghindari panas sehingga mukanya tidak mendongak ke atas.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.