Long Weekend, Kepolisian Perluas Sistem Buka Tutup Jalan di Bandung

Kompas.com - 10/03/2021, 08:22 WIB
Satlantas Polrestabes Bandung tengah melakukan penutupan jalan Buah Batu Kota Bandung, Rabu (29/4/2020). Penutupan yang merupakan hasil evaluasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ini diharapkan dapat menekan aktivitas warga selama PSBB ini. KOMPAS.COM/AGIE PERMADISatlantas Polrestabes Bandung tengah melakukan penutupan jalan Buah Batu Kota Bandung, Rabu (29/4/2020). Penutupan yang merupakan hasil evaluasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ini diharapkan dapat menekan aktivitas warga selama PSBB ini.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepolisian Resor Kota Besar (Kapolrestabes) Bandung memperluas ruas buka tutup jalan di wilayah Bandung saat libur panjang alias long weekend pada akhir pekan ini.

Tujuannya, agar arus lalu lintas kendaraan bermotor di titik terkait tidak terdapat penumpukkan atau lancar selama periode libur Isra Miraj serta Nyepi, 11-14 Maret 2021.

"Tadinya terdapat 25 (titik) ruas jalan yang berlaku buka tutup, sekarang bisa mencapai 35 (titik)," ujar Kapolrestabes Bandung Kombes Ulung Sampurna Jaya di keterangan tertulis, Selasa (9/3/2021).

Baca juga: Di Tangan Builder Asal Gunungkidul, Sedan Biasa Diubah Jadi Supercar

Sejumlah pengunjung saat berada di pintu masuk taman lalu lintas Bandung, Rabu (3/2/2016). Perusahaan otomotif, Toyota berencana memoles taman lalu lintas agar lebih modern.KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI Sejumlah pengunjung saat berada di pintu masuk taman lalu lintas Bandung, Rabu (3/2/2016). Perusahaan otomotif, Toyota berencana memoles taman lalu lintas agar lebih modern.

Penambahan ruas tersebut akan dilakukan di zona atau ring dua Kota Bandung seperti di kawasan lingkar Kota Bandung hingga Buahbatu. Sementara 25 ruas awal tetap berlaku efektif.

Adapun waktu pelaksanaannya, mulai berlaku pada Kamis (11/3/2021) mendatang hingga Minggu (14/3/2021) atau selama periode libur panjang pukul 18.00 WIB.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kita sengaja melakukan penyekatan di malam hari karena di siang hari masyarakat harus beraktivitas agar ekonomi tetap berjalan," ujar dia.

Baca juga: Penyandang Disabilitas Berhak Punya SIM, Ini Aturannya

"Kemudian kalau pada malam hari masyarakat masih berkumpul kita bubarkan dan mencegah agar masyarakat tidak berkerumun, hasilnya memang sangat signifikan,” tambah Ulung.

Terkait buka tutup jalan di saat perpanjangan PPKM, Ulung mengatakan buka tutup jalan masih akan diberlakukan. Namun di perpanjangan PPKM, ruas jalan yang ditutup sebanyak 25 titik.

“Ini untuk menghindari masyarakat atau anak muda yang hanya ingin berkumpul di Kota Bandung,” kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.