LG Akan Bangun Pabrik Baterai Kendaraan Listrik Akhir Maret 2021

Kompas.com - 06/03/2021, 12:36 WIB
Ilustrasi baterai untuk mobil elektrifikasi SHUTTERSTOCK/ROMAN ZAIETSIlustrasi baterai untuk mobil elektrifikasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan LG Energy Solution akan melakukan groundbreaking untuk proyek industri baterai kendaraan listrk di Indonesia pada akhir Maret 2021.

Langkah yang diambil oleh produsen baterai asal Korea Selatan tersebut merupakan realisasi dari investasi senilai 9,8 miliar dolar Amerika Serikat (AS) untuk pembangunan pabrik di Batang, Jawa Tengah.

"Kami ingin sampaikan, LG yang investasi 9,8 miliar dollar AS itu mulai groundbreaking di Maret akhir untuk 10 gigawatt pertama," ujar Bahlil dalam Rakernas Kementerian Perdagangan 2021 belum lama ini.

Baca juga: Optimalkan Relaksasi, Menperin Minta Distributor Awasi Peran Diler

Kendaraan listrik Hyundai Ioniq tengah melakukan pengisian daya di SPKLUKOMPAS.com/RULY KURNIAWAN Kendaraan listrik Hyundai Ioniq tengah melakukan pengisian daya di SPKLU

Ia menjelaskan, nantinya LG bersama dengan Hyundai, POSCO Group, dan salah satu perusahaan asal China akan bermitra dengan BUMN untuk membangun proyek tersebut.

“Mereka kerja sama dengan BUMN Indonesia, yang mulai dari pross tambang, smelternya, baterai cell, mobil, sampai dengan mesinnya,” ucap Bahlil.

Di samping itu, Contemporary Amperex Technology Co. Ltd (CATL) dan BASF juga sedang dalam proses berinvestasi untuk proyek industri baterai kendaraan listrik.

Seperti diketahui, LG sebelumnya telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU dengan Kementerian Perdagangan untuk proyek kerja sama tersebut.

Baca juga: Sri Mulyani Lobi Jepang Kembangkan Kendaraan Listrik di Indonesia

Sasis, baterai, motor listrik pada mobil listrik murni (BEV) Toyota, Lexus UX 300e.Toyota Sasis, baterai, motor listrik pada mobil listrik murni (BEV) Toyota, Lexus UX 300e.

Sebelum kerja sama itu rampung, pemerintah disebut sudah melakukan negosiasi yang cukup alot dan panjang kurang lebih satu tahun, sejak 2019 lalu.

Bahlil optimistis investasi LG Energy Solution akan berdampak positif pada perekonomian daerah, menimbulkan multiplier effects, serta membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat.

Melalui proyek kerja sama investasi ini, Indonesia diproyeksikan akan naik kelas dari produsen dan eksportir bahan mentah menjadi pemain penting pada rantai pasok dunia untuk industri baterai kendaraan listrik.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X