Optimalkan Relaksasi, Menperin Minta Distributor Awasi Peran Diler

Kompas.com - 06/03/2021, 10:22 WIB
Auto2000 Glodok Plaza KOMPAS.com/RulyAuto2000 Glodok Plaza

JAKARTA, KOMPAS.com - Adanya relaksasi melalui insentif PPnBM untuk mobil baru, diharapkan tak sekadar menggairahkan industri otomotif saja, namun mendukung pertumbuhan perekonomian nasional.

Hal tersebut bisa terwujud bila daya beli atau purschasing power dari masyarakat meningkat, yang tentunya ditandai dengan kenaikan penjualan mobil baru.

Karena itu, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Katasasmita, meminta pelaku industri otomotif menyukseskan kebijakan diskon PPnBM, khususnya bagi agen tunggal pemegang merek (ATPM) yang terdaftar dalam program.

Baca juga: Konsumen Keluhkan Banyak Kesalahan Info PPnBM, Ini Jawaban Auto2000

Sales promotion girl (SPG) berpose di samping mobil dalam pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Utara, Kamis (25/4/2019). Pameran IIMS 2019 berlangsung hingga 5 Mei 2019 mendatang. Sebanyak 36 merek roda dua dan roda empat ikut memamerkan produk terbarunya di sini.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Sales promotion girl (SPG) berpose di samping mobil dalam pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Utara, Kamis (25/4/2019). Pameran IIMS 2019 berlangsung hingga 5 Mei 2019 mendatang. Sebanyak 36 merek roda dua dan roda empat ikut memamerkan produk terbarunya di sini.

"Kami dari pemerintah menginginkan program ini dapat berjalan baik, tepat sasaran, dan sesuai target. Karenanya butuh dukungan dari para pelaku industri otomotif itu sendiri dalam implementasinya," ucap Agus dalam keterangan resminya, Jumat (5/3/2021).

Agus berharap distributor yang produknya terdaftar dalam program insentif bisa melakukan fungsi imbauan, pengawasan, sampai melakukan supervisi terhadap jaringan dilernya.

Kondisi tersebut dilakukan agar penurunan harga kendaraan imbas diskon PPnBM, bisa sesuai dengan harapan atau ekspektasi dari konsumen.

Baca juga: Insentif Pajak 0 Persen Hanya Berlaku pada Mobil Toyota Produksi 2021

Mitsubishi XpanderKOMPAS.com/Gilang Mitsubishi Xpander

 

Dengan demikian, kebijakan program relaksasi pajak akan lebih efektif merangsang animo masyarakat untuk membeli mobil baru.

"Kami berharap relaksasi PPnBM, khususnya pada tipe kendaraan yang telah ditetapkan, dapat menjadi katalis kebangkitan industri otomotif nasional yang ditandai peningkatan signifikan utilisasi produksi kendaraan bermotor pada akhir tahun 2021, dibandingkan dengan periode tahun sebelumnya," jelas Agus.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X