Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Diskon Pajak Mobil Baru Tak Usik Bisnis Mobkas Suzuki

Kompas.com - 05/03/2021, 13:41 WIB
Stanly Ravel

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Insentif PPnBM membuat beberapa harga mobil baru turun cukup signifikan, apalagi ditambah adanya ragam diskon menarik dari masing-masing merek.

Kondisi ini pun menjadi mimpi buruk bagi sebagian besar pedagang mobil bekas, lantaran membuat konsumen beralih membelanjakan dananya membeli mobil baru.

Namun hal tersebut tidak berlaku bagi showroom mobil seken Auto Value milik Suzuki. Bahkan, saat penjualan mobil baru meningkat, secara bisnis mobil bekasnya juga ikut terkerek.

Baca juga: Pedagang Mobil Bekas Optimistis Penjualan Naik saat Ada Diskon Pajak

"Sebelumnya memang ada kekhawatiran, namun setelah berjalan beberapa hari dan kami evaluasi, ternyata dampaknya tidak terlalu besar," kata Head of Business Development PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Hendro Kaligis, dalam konferensi pers virtual, Kamis (5/3/2021).

Menurut Hendro, salah satu pemicu masih bergeraknya bisnis penjualan mobil bekas Auto Value lantaran didorong pola pembelian unit baru dengan sistem tukar tambah.

Bahkan dari sisi jumlah, Hendro mengklaim terjadi peningkatan dalam beberapa hari usai penerapan insentif PPnBM mobil baru berlaku.

"Ini menjadi suplai bagi pedagang mobil bekas, bahkan setelah melakukan monitor di tiga cabang Auto Value, ternyata sampai 3 Maret, kenaikan inquiry tukar tambah sudah sampai 100 persen," ujar Hendro.

Sementara dari sisi pembelian mobil bekas Suzuki sendiri, Hendro mengklaim dalam beberapa hari ini belum terlihat masalah atau dampak secara langsung terkait diskon PPnBM.

Baca juga: Harga Suzuki XL7 Jadi Lebih Murah Rp 30 Jutaan

Tapi secara kondisi garis besarnya, Hendro menganggap konsumen pembeli mobil baru dan bekas berbeda, masing-masing memiliki segmennya sendiri-sendiri.

"Sejauh ini kami dari Auto Value optimis bila penjualan mobil bekas bisa tetap berjalan meski ada PPnBM untuk mobil bari, apalagi sebentar lagi juga momennya mau Lebaran," kata Hendro.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau