Dampak Aturan Uji Emisi pada Sepeda Motor 2-Tak

Kompas.com - 05/03/2021, 13:12 WIB
RX-King tahun 83 warna putih milik Arif King Priok Arif King PriokRX-King tahun 83 warna putih milik Arif King Priok

JAKARTA, KOMPAS.com - Jakarta akan mulai mengetatkan aturan uji emisi gas buang kendaraan bermotor baik mobil dan sepeda motor untuk memperbaiki kualitas udara, sesuai dengan Pergub DKI Jakarta Nomor 66 Tahun 2020.

Disebutkan bahwa kendaraan yang berusia tiga tahun atau lebih wajib melakukan uji emisi. Bila tidak maka akan dikenakan sanksi yang bakal berlaku.

Terkait soal aturan ambang batas emisi gas buang kendaraan, parameternya mengacu pada Pergub DKI Jakarta Nomor 31 Tahun 2008 tentang Ambang Batas Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor.

Baca juga: Aprilia Meluncurkan Tim 2021, Tampang RS-GP 2021 Sangar

Motor 2-tak produksi di bawah 2010, memiliki CO di bawah 4,5 persen dan HC 12.000 ppm. Sedangkan motor di atas 2010, 2-tak maupun 4-tak, CO maksimal 4,5 persen dan HC 2.000 ppm.

Ahmad Arif atau yang dikenal dengan Arif King Priok, pecinta RX-King sekaligus pedagang motor 2-tak klasik mengatakan, sulit untuk RX-King bisa lulus uji emisi.

RX-King 83 Putih dijual seharga Rp 125 jutaArif King Priok RX-King 83 Putih dijual seharga Rp 125 juta

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kalau berbicara motor 2-tak otomatis RX-King langsung menjadi sorotan. Mau bagaimana pun standarnya RX-King tidak akan lulus uji emisi,” ujar Arif saat dihubungi Kompas.com (4/3/2021).

Arif mengaku, semenjak isu itu berkembang hal tersebut sangat berpengaruh kepada penjualannya.

“Waktu awal-awal wacana berkembang, orang-orang pada malas untuk beli RX-King,” katanya.

Baca juga: Harga Motor Bebek Maret 2021, Honda CT125 Tambah Mahal

Menurutnya, untuk penggemar dan pehobi RX-King atau motor 2-tak model lain sebetulnya tidak akan terpengaruh dengan aturan ini.

“Kalau hobi tidak bisa dilarang-larang, lagi pula ini tidak kriminal. Kalau ada pelanggaran ya ditilang saja, sesuai hukum yang berlaku,” ucap Arif.

Alasannya, saat ini motor 2-tak ialah motor hobi dan hanya dipakai sesekali saja. Sedangkan buat harian biasanya pemilik kendaraan memakai kendaraan atau motor lain.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.