Ulik Perbedaan Honda NSR500 Doohan dan RC213V Marquez

Kompas.com - 03/03/2021, 14:01 WIB
Honda NSR500 dan RC213V Foto: Box RepsolHonda NSR500 dan RC213V
|

JAKARTA, KOMPAS.com- Repsol Honda merupakan salah satu tim paling sukses di MotoGP dengan raihan 180 kemenangan dan 447 podium di kelas premier.

Dari daftar panjang tersebut ada dua motor yang bisa disebut legendaris di lintasan. Motor yang mengharumkan Honda, yaitu Honda NSR500 dan RC213V.

NSR500 dipakai waktu zaman Grand Prix 500 (GP500). Motor ini berhasil membawa Honda lima kali juara dunia, empat bersama Mick Doohan dan satu bersama Alex Criville.

Baca juga: Ulik Perbedaan Honda CRF250 Rally yang Baru Meluncur

Adapun di periode MotoGP modern tepatnya pada 2012, Honda menghadirkan RC213V. Motor yang sejauh ini membawa Marc Marquez enam kali juara dunia MotoGP.

Tak disangkal bahwa NSR500 dan RC213V merupakan motornya para juara. Mengutip Box Repsol, berikut perbedaan kedua motor tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mesin Honda NSR500 1995Foto: Box Repsol Mesin Honda NSR500 1995

1. Mesin

Perbedaan paling utama ialah mesinnya. Jantung pacu NSR500 berkapasitas 499cc, 2-tak, 4-silinder dengan konfigurasi V 112 derajat.

Pada 1995 mesin ini bisa dipacu lebih dari 12.000 rpm dan menghasilkan 190 tk. Suplai perbandingan udara dan bensin diatur pakai karburator 39 mm.

Di sisi lain, mesin RC213V berkapasitas 1.000cc, 4-tak, 4-silinder berkonfigurasi V 90 derajat.

Mesin mampu dipacu lebih dari 17.000 rpm dan bisa menghasilkan lebih dari 250 tk. Suplai bahan bakar sudah pakai injeksi.

Sistem elektroniknya sangat canggih, dan bersama dengan sistem katup pneumatik memungkinkan tiap tetes bahan bakar lebih efisien.

Honda RC213VFoto: Box Repsol Honda RC213V

2. Girboks

Girboks NSR500 dan RC213V memiliki jumlah rasio yang sama, tetapi pengoperasiannya berbeda.

NSR500 memakai girboks konvensional yang kemudian digabungkan dengan sistem 'quickshifter.' Menaikkan gigi bisa tanpa melepas gas atau menggunakan kopling, tapi tidak bisa saat menurunkan gigi.

RC213V menggunakan seamless gearbox. Pada RC213V pebalap bisa memindahkan gigi naik turun tanpa kopling dan tanpa melepaskan akselerator.

Honda NSR500Foto: Box Repsol Honda NSR500

3. Sasis

Sasis merupakan struktur yang menopang semua elemen di motor. Baik itu mesin, suspensi depan, swingarm belakang, jok, hingga fairing yang berpengaruh pada aerodinamika.

NSR500 1995 memakai sasis aluminium double-beam yang dikembangkan Honda Racing Corporation (HRC). Mesinnya terletak di antara dua balok dan lengan ayunnya terbuat dari aluminium.

Untuk RC213V pada dasarnya tetap mempertahankan tipe sasis yang sama. Tapi oleh Honda didesain ulang untuk mencapai keseimbangan optimal antara stabilitas di jalan lurus dan saat belok.

Honda RC213V - Evolusi motor balap tim Repsol Honda yang selalu raih gelar juara duniaasphaltandrubber.com Honda RC213V - Evolusi motor balap tim Repsol Honda yang selalu raih gelar juara dunia

4. Dimensi

Dimensi RC213V lebih besar ketimbang NSR500.

Panjang NSR500 1.950mm dengan jarak sumbu roda 1.350mm. Adapun RC213V sedikit lebih besar, dengan panjang 2.050mm dan jarak sumbu roda 1.435mm.

Tinggi dan lebar NSR500 1.080mm dan 600 mm. Sedangkan RC213V punya tinggi dan lebar yaitu 1.080mm dan 645mm.

5. Elektronik

Pada 1995 NSR500 sudah dibekali komponen elektronik untuk meningkatkan performanya. Salah satunya yaitu sistem elektronik untuk memprogram pengapian dan katup buang.

Tapi untuk menjinakkan pengiriman tenaga hanya mengandalkan keterampilan pebalap.

Dengan hadirnya MotoGP 4-tak pada tahun 2002, peran sistem elektronik jadi jauh lebih penting. Bahkan terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

RC213V memiliki puluhan sensor yang bertugas memeriksa dari posisi redaman suspensi hingga tekanan pada sistem katup pneumatik. Sistem juga bisa membaca kemiringan atau percepatan motor.

Semua elektronik ini berkomunikasi dengan unit kontrol canggih yang mampu melakukan banyak perhitungan per detik untuk mengoptimalkan performa motor berdasarkan kebutuhan dan situasi.

Honda NSR500Foto: Box Repsol Honda NSR500

6. Suspensi

NSR500 memakai suspensi depan upside down dan suspensi belakang pro link system besutan Showa. Sedangkan RC213V memakai Öhlins.

7. Ban

Baik NSR500 dan RC213V sama-sama memakai pelek ukuran 17 inci depan belakang. Meski sempat ada aturan ban belakang 16,5 inci.

Perubahannya justru terjadi pada teknologi ban yang saat ini memiliki kualitas yang jauh lebih baik. Memungkinkan pebalap bisa lebih miring saat di tikungan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Box Repsol
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.