Penjualan BMW Motorrad Indonesia Terdampak Covid-19, tetapi Tidak Dalam

Kompas.com - 19/02/2021, 09:02 WIB
BMW R18 Ariel Noah Foto: BMW Motorrad/PanduBMW R18 Ariel Noah

JAKARTA, KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 memukul penjualan produsen sepeda motor. Bukan hanya merek Jepang yang harganya relatif terjangkau tapi juga merek Eropa.

Salah satu merek yang penjualannya terimbas karena pandemi ialah BMW Motrorrad. Merek asal Jerman yang identik dengan motor besar dan harga premium.

Meski demikian, Direktur Pemasaran BMW Motorrad Indonesia Agung Dewanto mengatakan, penurunan penjualan BMW Motorrad tidak terlalu dalam seperti segmen lain.

Baca juga: IIMS Virtual 2021 Resmi Dibuka, Siap Percepat Pemulihan Otomotif

Beragam kendaraan terbaru di pameran GIIAS 2018. Pameran ini akan diselenggarakan mulai 2 Agustus hingga 12 Agustus 2018. BMW Motorrad F 850 GSKompas.com/Setyo Adi Beragam kendaraan terbaru di pameran GIIAS 2018. Pameran ini akan diselenggarakan mulai 2 Agustus hingga 12 Agustus 2018. BMW Motorrad F 850 GS

"Kalau kita bandingkan penjualan motor secara umum (2020) turun 47-48 persen dibanding tahun lalu (2019). Tapi kita tidak sedalam itu, mungkin di segmen ini terimbas tapi tidak semuanya. Kami turun 25-28 persen dibanding tahun lalu (2019). Jadi cukup lumayan, kita optimis tahun ini bisa recovery segera," kata Agung saat sesi tanya jawab IIMS Virtual 2021 via daring, Kamis (18/2/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Agung mengatakan, penurunan penjualan BMW Motorrad Indonesia terjadi sejak Maret 2020 yaitu saat kasus Covid-19 pertama kali dinyatakan ada di Indonesia.

"Kita terpukul ketika diumumkan pada Maret 2020, sebetulnya kuartal 1 terpukul karena orang menahan, kemudian di kuartal kedua benar-benar terjun bebas dari Maret sampai semester pertama (Juni)," katanya.

"Kami bingung mau ngapain, traffic tidak ada orang tidak ada yang datang ke showroom, sebab orang takut. Orang tidak datang ke showroom karena takut," katanya.

Salah satu sepeda motor merek yang dipajang di booth BMW Motorrad Indonesia di lokasi pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018, JIExpo, Kemayoran, Jakarta.Kompas.com/Alsadad Rudi Salah satu sepeda motor merek yang dipajang di booth BMW Motorrad Indonesia di lokasi pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018, JIExpo, Kemayoran, Jakarta.

Beruntung kata Agung, penurunan pada 2020 cukup tertolong sebab sebelum pandemi BMW Motorrad Indonesia mulai gencar menawarkan produk di marketplace.

"Untungnya sebelumnya kita sudah mempersiapkan diri sebelum pandemi. Sebelum pandemi kami sudah mendorong orang (pelanggan) untuk aktif ke media online," katanya.

"Jadi sebelum pandemi paling tidak sudah mendorong pendekatan penjualan pakai media online. Saat itu kita sudah kerjasama dengan platfrom marketplace yaitu di Tokopedia dan Blibli," katanya.

Baca juga: Lihat Lebih Dekat Dua Produk Baru Hino untuk Ambulans dan Mobile PCR

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X