Penghapusan Pajak Mobil Baru, PPnBM Beda dengan Pajak Kendaraan

Kompas.com - 12/02/2021, 11:21 WIB
Ilustrasi penjualan mobil. AUTONEWSIlustrasi penjualan mobil.
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah menggulirkan kebijakan penghapusan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) untuk mobil baru mulai Maret.

Akan tetapi, relaksasi pajak tersebut tidak berlaku untuk semua jenis kendaraan roda empat baru, melainkan ada kriteria khusus yang mendapatkan insentif pajak ini.

Seperti mobil dengan kubikasi mesin kurang dari 1.500 cc dan berpenggerak dua roda alias 4x2, termasuk sedan, yang kandungan lokalnya mencapai 70 persen.

Kebijakan ini diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi di awal tahun 2021 ini.

"Melalui langkah ini diharapkan konsumsi masyarakat berpenghasilan menengah atas dan utilisasi industri otomotif akan meningkat sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi di kuartal pertama 2021," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangan resmi, Kamis (11/2/2021).

Baca juga: Membeli Kendaraan Bekas, Perlu Cek Status STNK?

Relaksasi pajak ini akan diberikan dalam tiga tahapan berbeda, masing-masing berdurasi selama tiga bulan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pekerja merakit mobil pick up di Pabrik Mobil Esemka, Sambi, Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (6/9/2019). Presiden Joko Widodo meresmikan pabrik mobil PT Solo Manufaktur Kreasi (Esemka) untuk mulai beroperasi memproduksi mobil. ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho/foc.ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho Pekerja merakit mobil pick up di Pabrik Mobil Esemka, Sambi, Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (6/9/2019). Presiden Joko Widodo meresmikan pabrik mobil PT Solo Manufaktur Kreasi (Esemka) untuk mulai beroperasi memproduksi mobil. ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho/foc.

Untuk tahap pertama yang dimulai bulan Maret 2021 insentif PPnBM sebesar 100 persen dari tarif atau gratis.

Kemudian, PPnBM tahap kedua sebesar 50 persen dari tarif dan terakhir insentif PPnBM yang diberikan sebesar 25 persen dari tarif.

PPnBm sendiri berbeda dengan pajak kendaraan bermotor (PKB) yang wajib dibayarkan setiap tahunnya dengan perhitungan nilai jual kendaraan bermotor (NJKB) dikalikan 2 persen.

Sedangkan, mengenai besaran tarif PPnBm diatur di dalam PMK Nomor 33/PMK.010/2017 tentang Jenis Kendaraan Bermotor yang Dikenai Pajak Penjualan Atas Barang Mewah dan Tata Cara Pemberian Pembebasan dari Pengenaan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah.

Baca juga: Blokir STNK Bisa dari Rumah, Begini Caranya

Setidaknya ada tingkatan besaran PPnBM kendaraan bermotor yang berbeda sesuai kriteria kendaraannya, mulai 10 persen hingga 125 persen.

Berikut rincian besaran PPnBM dan kategori kendaraannya sesuai dengan PMK Nomor 33/PMK.010/2017;

Penjualan mobil Honda tembus 160.000 unit selama 10 bulan.Honda Prospect Motor Penjualan mobil Honda tembus 160.000 unit selama 10 bulan.

1. Tarif PPnBM sebesar 10 persen

a. Kendaraan bermotor untuk pengangkutan 10 sampai 15 orang termasuk pengemudi, dengan motor bakar cetus api atau nyala api kompresi (diesel/semi diesel), baik dilengkapi dengan motor listrik maupun tidak, dengan semua kapasitas isi silinder.

b. Kendaraan bermotor untuk pengangkutan orang kurang dari 10 orang termasuk pengemudi selain sedan atau station wagon, dengan motor bakar cetus api, baik dilengkapi dengan motor listrik maupun tidak, dengan sistem satu gardan penggerak (4x2), dengan kapasitas isi silinder sampai dengan 1500 cc.

c. Kendaraan bermotor untuk pengangkutan orang kurang dari 10 orang termasuk pengemudi selain sedan atau station wagon, dengan motor bakar nyala kompresi (diesel/semi diesel), baik dilengkapi dengan motor listrik maupun tidak, dengan sistem satu gardan penggerak (4x2), dengan kapasitas isi silinder sampai dengan 1500 cc.

Baca juga: Begini Cara Mengaktifkan Kembali Masa Berlaku STNK yang Mati

2. Tarif PPnBM sebesar 20 persen

a. Kendaraan bermotor untuk pengangkutan kurang dari 10 orang termasuk pengemudi selain sedan atau station wagon, dengan sistem satu gardan penggerak (4x2), dengan motor bakar cetus api, baik dilengkapi dengan motor listrik maupun tidak, dengan kapasitas isi silinder lebih dari 1500 cc sampai dengan 2500 cc.

b. Kendaraan bermotor untuk pengangkutan orang kurang dari 10 orang termasuk pengemudi selain sedan atau station wagon, dengan sistem 1 gardan penggerak (4x2), dengan motor bakar nyala kompresi (diesel/semi diesel), baik dilengkapi dengan motor listrik maupun tidak, dengan kapasitas isi silinder lebih dari 1500 cc sampai dengan 2500 cc.

Showroom Esemka di BoyolaliESEMKA/PT SOLO MANUFAKTUR KREASI Showroom Esemka di Boyolali

c. Kendaraan bermotor dengan kabin yang dirancang untuk 2 baris tempat duduk (double cabin) untuk penumpang melebihi tiga orang tetapi tidak melebihi enam orang termasuk pengemudi dan memiliki bak (terbuka atau tertutup) untuk pengangkutan barang, dengan motor bakar cetus api atau nyala kompresi (diesel/semi diesel), baik dilengkapi dengan motor listrik maupun tidak, dengan sistem 1 (satu) gardan penggerak (4x2) atau dengan sistem dua gardan penggerak (4x4), untuk semua kapasitas isi silinder, dengan massa total tidak lebih dari lima ton.

Baca juga: Mengapa STNK Kendaraan yang Sudah Dijual Perlu Diblokir?

3. Tarif PPnBM sebesar 30 persen

a. Kendaraan bermotor untuk pengangkutan orang kurang dari 10 orang termasuk pengemudi, dengan motor bakar cetus api, baik dilengkapi dengan motor listrik maupun tidak, dengan kapasitas isi silinder sampai dengan 1500 cc:

- sedan atau station wagon

- selain sedan atau station wagon, dengan sistem dua gardan penggerak (4x4)

b. Kendaraan bermotor untuk pengangkutan orang kurang dari 10 orang termasuk pengemudi dengan motor bakar nyala kompresi (diesel/semi diesel), baik dilengkapi dengan motor listrik maupun tidak, dengan kapasitas isi silinder sampai dengan 1500 cc:

- sedan atau station wagon

- selain sedan atau station wagon, dengan sistem 2 dua gardan penggerak (4x4)

Ilustrasi penjualan mobil. ISTIMEWA Ilustrasi penjualan mobil.

4. Tarif PPnBM sebesar 40 persen

a. Kendaraan bermotor untuk pengangkutan orang kurang dari 10 orang termasuk pengemudi selain sedan atau station wagon, dengan motor bakar cetus api, baik dilengkapi dengan motor listrik maupun tidak, dengan sistem satu gardan penggerak (4x2), dengan kapasitas isi silinder lebih dari 2500 cc sampai 3000 cc.

b. Kendaraan bermotor untuk pengangkutan orang kurang dari 10 orang termasuk pengemudi dengan motor bakar cetus api, baik dilengkapi dengan motor listrik maupun tidak, dengan kapasitas isi silinder lebih dari 1500 cc sampai dengan kapasitas 3000 cc:

- sedan atau station wagon

- selain sedan atau station wagon, dengan sistem dua gardan penggerak (4x4)

Baca juga: Begini Cara Mudah Blokir STNK Tanpa Harus ke Samsat

c. Kendaraan bermotor untuk pengangkutan orang kurang dari 10 orang termasuk pengemudi dengan motor bakar nyala kompresi (diesel/semi diesel), baik dilengkapi dengan motor listrik maupun tidak, dengan kapasitas isi silinder lebih dari 1500 cc sampai dengan 2500 cc:

- sedan atau station wagon

- selain sedan atau station wagon dengan sistem dua gardan penggerak (4x4)

5. Tarif PPnBM sebesar 50 persen

Semua jenis kendaraan khusus yang dibuat untuk golf.

Ilustrasi penjualan mobil.Nikkei Ilustrasi penjualan mobil.

6. Tarif PPnBM sebesar 60 persen

a. Kendaraan bermotor beroda dua dengan kapasitas isi silinder lebih dart 250 cc sampai dengan 500 cc: Sepeda motor (termasuk moped) dan sepeda yang dilengkapi dengan motor tambahan, dengan atau tanpa kereta pasangan sisi, termasuk kereta pasangan sisi.
Kendaraan khusus yang dibuat untuk perjalanan di atas salju, pantai, gunung, dan kendaraan semacam itu.

7. Tarif PPnBM sebesar 125 persen

a. Kendaraan bermotor untuk pengangkutan kurang dari 10 orang termasuk pengemudi, dengan motor bakar cetus api, baik dilengkapi dengan motor listrik maupun tidak, dengan kapasitas isi silinder lebih dari 3000 cc:

- sedan atau station wagon

- selain sedan atau station wagon, dengan sistem satu gardan penggerak (4x2)

- selain sedan atau station wagon, dengan sistem dua gardan penggerak (4x4)

Baca juga: Cara Blokir STNK Motor dan Mobil Tanpa Perlu Keluar Rumah

b. Kendaraan bermotor pengangkutan kurang dari 10 orang termasuk pengemudi, dengan motor bakar nyala kompresi diesel/semi diesel), baik dilengkapi dengan motor listrik maupun tidak, dengan kapasitas isi silinder lebih dari 2500 cc:

- sedan atau station wagon

- selain sedan atau station wagon, dengan sistem satu gardan penggerak (4x2)

- selain sedan atau station wagon, dengan sistem dua gardan penggerak (4x4)

c. Kendaraan bermotor beroda dua dengan kapasitas isi silinder lebih dari 500 cc: Sepeda motor (termasuk moped) dan sepeda yang dilengkapi dengan motor tambahan, dengan atau tanpa kereta pasangan sisi, termasuk kereta pasangan sisi

d. Trailer atau semi-trailer tipe caravan, untuk perumahan atau kemah.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X