Mau Ada Balap Mobil Listrik Off-Road Extreme E di Indonesia

Kompas.com - 09/02/2021, 09:42 WIB
Mobil balap listrik milik tim Techetah pada ajang Extreme E Dok. Indover Extreme ElektrikMobil balap listrik milik tim Techetah pada ajang Extreme E

JAKARTA, KOMPAS.com - Ajang balap mobil listrik off-road Extreme E untuk pertama kalinya akan digelar musim ini. Untuk musim kedua, rencananya Indonesia akan jadi salah satu tuan rumahnya.

Sekilas mengenai Extreme E, ajang balap ini menggunakan mobil listrik tipe SUV ini didirikan oleh Alejandro Agag yang juga merupakan pendiri Formula E. Konsep Extreme E seperti Dakar Rally, tetapi menggunakan mobil listrik.

Baca juga: Mengenal Extreme E, Ajang Balap SUV Elektrik di Arena Ekstrem

Penggunaan mobil listrik sekaligus untuk mengampanyekan pelestarian lingkungan hidup dan pencegahan fenomena pemanasan global serta kesetaraan gender.

 

Kepulauan Selayar akan jadi tuan rumah Extreme E di IndonesiaDok. Indover Extreme Elektrik Kepulauan Selayar akan jadi tuan rumah Extreme E di Indonesia

Tahun 2021 merupakan tahun perdana kejuaraan balap Extreme-E
dan diselenggarakan di 5 lokasi yang mempunyai keunikan di bumi ini yang terdiri dari 4 benua. Tuan rumahnya, antara lain Wadi Rum Alula (Arab Saudi), Lac Rose Dakar (Senegal), Kangerlussuaq (Greenland), Santarem, Para (Brazil), dan Tierra Del Fuego (Argentina).

Extreme-E diikuti oleh 10 tim balap terkenal. Salah satunya adalah tim balap Indonesia dengan nama Team Teechetah. Tim ini dimiliki oleh Indover Xtreme Elektrik. Selain memiliki tim, Indover Xtreme Elektrik juga mempunyai hak opsi sebagai penyelenggara balap tersebut di wilayah Indonesia.

 Baca juga: Pebalap Indonesia yang Berpotensi Ikut Extreme E

Tim balap Techeetah XE yang akan mengikuti Extreme ETecheetah XE Tim balap Techeetah XE yang akan mengikuti Extreme E

Direktur Utama PT Indover Xtreme Elektrik Adi Surjanto, mengatakan, setelah mengadakan pengamatan terhadap beberapa lokasi di Indonesia, pihaknya tertarik untuk mengusulkan Kepulauan Selayar sebagai alternatif utama tempat penyelenggaraan Extreme-E di Indonesia tahun 2022.

"Hal tersebut dengan pertimbangan Kepulauan Selayar mewakili karakter alam wisata Indonesia yang terkenal dengan alam tropis dengan pulau terbanyak dan pantai terpanjang di dunia," ujar Adi, dalam keterangan resminya.

Baca juga: Indonesia Mau Ikut Balap Off-Road SUV Elektrik Extreme E

Menurut Adi, keadaan alam, pantai, laut yang sangat bersih dan belum tercemar sangat berpotensi untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata dunia. Hal ini juga sesuai dengan visi Extreme-E yang mengangkat isu pariwisata dan pencegahan perubahan lingkungan global.

"Kami dari PT Indover Xtreme Elektrik bertindak sebagai team principal dari Team Techeetah, dan kami juga memiliki hak sebagai promotor untuk wilayah Indonesia dan Timor Leste," kata Adi.

 

Kapal St. Helena yang akan dijadikan paddock untuk Extreme E di IndonesiaDok. Indover Extreme Elektrik Kapal St. Helena yang akan dijadikan paddock untuk Extreme E di Indonesia

Hak ini tertera juga dalam side letter agreement Indover dengan Extreme-E, untuk menyelenggarakan salah satu race pada season kedua tahun 2022 event Extreme Electric Championship di Indonesia

"Kami mengusulkan Kepulauan Selayar sebagai kandidat tempat penyelenggaraannya. Selanjutnya, kami akan membahas lebih detail dengan Extreme-E Ltd. selaku penyelenggara dan kami juga mengharapkan sambutan positif dari pemerintah,“ ujar Adi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X