Ini Alasan Jendela Sopir Bus Menggunakan Kaca Model Geser

Kompas.com - 08/02/2021, 15:01 WIB
Sekat bus DOK. LAKSANABUSSekat bus

JAKARTA, KOMPAS.com – Desain keseluruhan bdi bus tentunya turut berkembang mengikuti zaman yang semakin modern. Desain bus saat ini sudah lebih bervariasi, banyak lekukan tajam yang menarik jika dilihat.

Namun dari model bus yang semakin modern, ada satu teknologi lama yang masih digunakan pada bus, yaitu model kaca geser yang ada di sisi sopir.

Berbeda dengan mobil penumpang yang memiliki model turun ke bawah baik memakai engkol maupun elektrik.

Lalu mengapa bus tidak menggunakan model seperti yang ada di kendaraan kecil pada umumnya?

Baca juga: Menu Mobil Bekas Harga Rp 50 Jutaan, Ada City, Stream sampai BMW

Tameng Kawat pada Kaca Bus di terminal Pulogebang yang diabadikan haltebus.comhttp://haltebus.com / Mai Tameng Kawat pada Kaca Bus di terminal Pulogebang yang diabadikan haltebus.com

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Development Design karoseri New Armada Deddy Hermawan mengatakan, ada tiga faktor mengapa kaca model geser masih digunakan pada bus, pertama kemudahan produksi, lalu ketersediaan barang dan fungsinya.

“Pertimbangan pertama yaitu kemudahan produksi dan assembly komponen. Kedua, kemudahan suplai, karena untuk saat ini yang tersedia di pasaran adalah kaca geser,” ucap Deddy kepada Kompas.com, Senin (8/2/2021).

Sedangkan kaca model turun ke bawah seperti di mobil penumpang masih belum tersedia di pasar. Selain itu kalau memakai model seperti kaca mobil, akan lebih banyak mekanismenya sehingga agak merepotkan.

Baca juga: Pilihan Sedan Bekas Harga Rp 70 Jutaan, Bisa Dapat Camry, BMW dan Mercy

“Namun yang lebih utama adalah fungsinya, bukaan jendela di sopir lebih kepada akses, misalnya untuk bayar tol dan lainnya. Jadi bukaan kacanya tidak perlu sebesar kaca roll mobil penumpang pada umumnya,” kata Deddy.

Begitu juga yang dikatakan Werry Yulianto, Export Manager karoseri Laksana. Dia mengatakan pertimbangan penggunaan kaca geser pada bagian pengemudi bus dilakukan karena faktor harga dan perawatannya.

“Penggunaan kaca model geser di bus ya biar murah dan bebas dari perawatan,” ucap Werry kepada Kompas.com belum lama ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.