Begini Sensasi Performa Kijang Innova di Jalur Perkotaan

Kompas.com - 07/02/2021, 16:01 WIB
Toyota All New Innova Venturer 2.4 Diesel AT. Kompas.com menguji untuk pemakaian harian. Kompas.com / Setyo AdiToyota All New Innova Venturer 2.4 Diesel AT. Kompas.com menguji untuk pemakaian harian.
|

JAKARTA, KOMPAS.com -  Toyota Kijang Innova facelift menghadirkan beragam penyempurnaan yang menarik guna menguatkan sensasi dan fungsi sebagai kendaraan keluarga.

Tapi bila berbicara dapur pacu, memang tidak ada perubahan berarti dibandingkan model sebelumnya. Sehingga, kemampuan atau performa mobil tetap seimbang antara tenaga dan torsinya yang besar.

Model yang dicoba merupakan Innova Venturer 2.4 dengan mesin diesel 2GD FTV, 4 silinder DOHC turbocharger berteknologi Variable Nozzle Turbo (VNT) dan intercooler.

Baca juga: Bahas Kembali Desain Tongkrongan Toyota Kijang Innova Facelift

Toyota All New Innova Venturer 2.4 Diesel AT. Kompas.com menguji untuk pemakaian harian.Kompas.com / Setyo Adi Toyota All New Innova Venturer 2.4 Diesel AT. Kompas.com menguji untuk pemakaian harian.

Mesin yang sama seperti Toyota Fortuner tersebut menyalurkan tenaga ke roda belakang dengan daya sebesar 147 dk pada 3.400 rpm dan torsi puncak 342 Nm melalui transmisi otomatis 6 percepatan.

Kombinasi ini untuk digunakan di dalam kota terbilang sudah sangat mumpuni. Pada kondisi stop-and-go, mobil terbilang responsif dengan hanya menyentuh pedal gas saja.

Sebab, mesin turbo pada Innova sudah mulai aktif dari putaran mesin sekitar 1.500 rpm. Bila Anda merasa kurang berakselerasi, tinggal ganti mode berkendara ke Power Mode.

Untuk diketahui, mobil memiliki tiga pilihan mode berkendara yaitu Eco, Power, dan biasa. Pilihan model berkendaran tersebut dapat dirasakan ketika berakselerasi dengan perbedaan saluran tenaga dari mesin.

Baca juga: [VIDEO] Uji Toyota New Innova Venturer Diesel AT untuk Harian

Racelogic Innova Venturer diesel faceliftKOMPAS.com/Ruly Racelogic Innova Venturer diesel facelift

Namun untuk mencapai percepatan hingga 100 kpj belum yang terbaik di kelasnya. Berdasarkan pencatatan menggunakan Racelogic, dibutuhkan sekitar 13,1 detik untuk mencapai 0-100 kpj dan 20,5 detik untuk 0-100-0 kpj.

Bila berbicara transmisi atau perpindahan gigi di mobil, terbilang tidak terlalu halus. Bahkan dalam beberapa kasus, terdengar cukup kasar mengingat yang digunakan ialah bermesin diesel.

Tapi, saat menghadapi tanjakan panjang, transmisi otomatis dengan mode perpindahan sekuensial membuat pemilihan gear lebih cepat.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X