Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Selain Polisi, Dishub Juga Harus Beralih Ke Sistem Elektronik

Kompas.com - 21/01/2021, 18:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Rencana calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo untuk mengedepankan mekanisme penegakan hukum berbasis elektronik di bidang lalu lintas, diapresiasi dengan baik oleh Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo).

Dengan adanya penegakan hukum berbasis elektronik ini, semua pelanggaran akan ditindak, tidak ada lagi pandang bulu.

Selain di bidang lalu lintas, penegakan hukum berbasis elektronik ini diharapkan juga dilakukan oleh Dinas Perhubungan (Dishub).

Ketua Umum DPP Aptrindo Gemilang Tarigan mengatakan, Dishub kan memiliki wewenang memnindak truk di pelabuhan penyeberangan, jembatan timbang, tempat KIR dan terminal. Sebaiknya di tempat tersebut juga dilakukan secara elektronik.

Baca juga: Jimny Buatan India Mulai Diekspor, Apa Kabar Suzuki Indonesia?

Ilustrasi uji KIR di wilayah Jawa Tengah yang menerapkan protokol kesehatan.jatengprov.go.id Ilustrasi uji KIR di wilayah Jawa Tengah yang menerapkan protokol kesehatan.

“Selama ini kan masih manual, kalau diganti ke elektronik kan lebih gampang untuk menindaknya,” ucap Gemilang kepada Kompas.com, Kamis (21/1/2021).

Gemilang menjelaskan, misalnya ada kendaraan yang KIR nya sudah lewat, jadi ketahuan oleh Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). Jadi tidak ada main mata antara petugas dengan kendaraan yang ilegal tersebut.

Baca juga: BMW R18 Spirit of Passion, Didesain Pakai Pensil dan Tip-Ex

“Harapan kita ya begitu, yang ilegal ditindak. Kalau begitu kan unsur adilnya ada, jadi jangan yang bodong bersaing dengan yang resmi,” kata Gemilang.

Selain itu, kedepannya juga Gemilang berharap kalau ETLE bisa menangkap truk yang muatannya berlebihan atau Over Dimension Over Loading (ODOL). Jadi semua orang di jalanan mengutamakan keselamatan dan taat aturan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.