PSBB Jawa-Bali, Penumpang Bus AKAP Langsung Drop

Kompas.com - 13/01/2021, 13:41 WIB
Ilustrasi lalu lintas di Tol Jakarta-Cikampek jelang Tahun Baru 2021 JASA MARGAIlustrasi lalu lintas di Tol Jakarta-Cikampek jelang Tahun Baru 2021
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Jumlah penumpang pada kendaraan bermotor jenis Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) pada hari pertama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah Jawa dan Bali diklaim mulai menurun.

Hal ini seiring berkurangnya masyarakat yang ingin berpergian ke luar daerah khususnya pulau Bali usai pemerintah resmi menetapkan aturan terkait selama 11-25 Januari 2021.

Lagipula, transportasi umum selama masa pembatasan ketat tersebut hanya boleh mengangkut penumpang maksimal 50 persen dari kapasitas normal, di samping terus melaksanakan protokol kesehatan lainnya.

Baca juga: PSBB Ketat, Volume Kendaraan di DKI Jakarta Mulai Turun

Bus Sumber Alaminstagram/laksanabus Bus Sumber Alam

Perusahaan Otobus (PO) Sumber Alam yang memiliki berbagai trayek di Jawa Tengah mengaku, penurunan di hari pertama PPKM sampai 30 persen dari jumlah penumpang harian sebelumnya.

"Tapi memang kebijakan pemerintah harus tetap kita ikuti. Akhir tahun lalu sudah mulai naik sekitar 40-50 persen dari PSBB pertama," kata Pemilik PO Sumber Alam, Anthony Steven Hambali, Selasa (12/1/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal serupa diucapkan Ketua Umum Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia (IPOMI) Kurnia Lesani Adnan di kesempatan terpisah belum lama ini.

"Bagi kita, seluruh aturan pemerintah yang berdampak secara luas khususnya Covid-19 pasti akan diikuti. Tapi pemerintah juga harus mengakomodir kebijakan mengenai wajib tes kesehatan," paparnya kepada Kompas.com.

Baca juga: PSBB Jawa-Bali, Kendaraan Masuk Bali Wajib Tes PCR atau Antigen

Bus AKAP PO Mulyo IndahKOMPAS.com/FATHAN RADITYASANI Bus AKAP PO Mulyo Indah

Adapun tes kesehatan yang dimaksud ialah RT-PCR dan rapid test antigen sebagaimana tercantum pada Surat Edaran (SE) Kementerian Perhubungan. Keterangan negatif atau non reaktif dari masing-masing tes itu diketahui menjadi persyaratan wajib tiap warga yang berpergian.

"Mungkin bisa disediakan swab antigen gratis di beberapa titik khusus seperti suatu terminal dan penyebrangan. Kalau untuk kendaraan pribadi bisa di lapangan. Sehingga penumpang tidak drop," ujar Sani.

Mengenai upaya PO Sumber Alam untuk terus menerapkan protokol kesehatan di armadanya, pihak terkait sudah menyesuaikan tempat duduk penumpang agar berjarak, menyediakan hand sanitizer, serta mewajibkan penumpang menggunakan masker dan kondisi sehat.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X