Mini Bike Dijejali Mesin Motor Bebek, Mau Jadi Pusat Perhatian

Kompas.com - 13/01/2021, 10:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Motor dengan dimensi yang mungil memang menarik. Namun, kecil saja tidak cukup untuk membuatnya jadi pusat perhatian.

Tampilannya juga harus dibuat nyentrik agar siapa pun yang melihatnya, tak dapat melepaskan pandangannya. Tampil beda adalah dua kata kuncinya.

Baca juga: Pursang E-Track, Motor Listrik Bergaya Flat Tracker Custom

Herianto, builder Tiba-tiba Garage, bengkel asal Sulawesi Selatan, mengatakan, awal motor ini tercipta karena ketertarikannya dengan motor mini. Banyak motor mini yang beredar dan dibangun dengan konsep-konsep yang hampir sama.

Mini bike garapan Tiba-tiba GarageDok. Kustomfest Mini bike garapan Tiba-tiba Garage

"Tapi, saya pribadi senang dan tertantang membuat suatu karya yang agak berbeda dengan konsep yang ada, dengan tujuan biar jadi lirikan dan perhatian lebih terhadap pandangan orang-orang di jalan," ujar Herianto, dalam keterangan resminya.

Anto, sapaan akrabnya, mengatakan, ingin orang-orang melihat motornya sampai terucap kata "wow". Menurutnya, kata tersebut yang menjadi tujuan titik puncak yang ingin dicapai.

Baca juga: Pilihan Bahan Motor Custom 150-250 cc di Bawah Rp 10 Juta

"Saya ambil konsep Minion karena tidak sengaja terlintas, karena keseringan menonton kartun favorit anak saya itu, akhirnya terbuka inspirasi untuk membuat suatu konsep yang berceritakan tentang Minion," kata Anto.

Mini bike garapan Tiba-tiba GarageDok. Kustomfest Mini bike garapan Tiba-tiba Garage

Untuk dapur pacunya, Anto menggunakan mesin tidur atau rebah dari motor bebek. Mesin berkapasitas 125 cc tersebut dibiarkan dalam kondisi standar. Anto hanya menyematkan knalpot custom untuk mendongkrak performanya.

Cukup banyak komponen yang dibuatnya sendiri secara custom. Tapi, ada juga beberapa komponen yang merupakan copotan dari motor lain atau mengandalkan produk aftermarket.

Mini bike garapan Tiba-tiba GarageDok. Kustomfest Mini bike garapan Tiba-tiba Garage

"Saya berharap dengan karya sederhana ini bisa lebih digemari oleh setiap kalangan. Dengan asumsi bahwa untuk membuat karya itu tidak selalu harus mahal dan biaya yang besar. Saya rasa cukup mata yang menikmati dan hati yang merasakan," ujar Anto.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.