Awal 2021, Tren MPV Bekas Mulai Bergeser

Kompas.com - 13/01/2021, 09:51 WIB
Mobil bekas di WTC Mangga Dua KOMPAS.com/Aprida Mega NandaMobil bekas di WTC Mangga Dua
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Memasuki awal 2021, pasar mobil bekas mengalami pertumbuhan yang cukup baik. Namun di satu sisi, mulai terjadi pergeseran jenis mobil yang dicari konsumen.

Halomoan Fischer, Presiden Direktur Mobil88 mengatakan, sejak akhir tahun tren mobil bekas lebih didominasi segmen mobil kecil ataupun compact, layaknya city car, hatchback, dan juga LCGC.

"Mobil-mobil kecil kelihatannya lebih tumbuh saat ini. Trennya cukup baik, karena secara perputaran penjualan juga lebih cepat dibanding segmen mobil MPV ataupun yang lebih besar," ujar Fischer saat dihubungi Kompas.com, Selasa (12/1/2021).

Baca juga: Masih Ada Pilihan MPV Murah di Bawah Rp 200 Juta

Menurut Fischer, naiknya segmen mobil kecil dipengaruhi beberapa faktor. Paling utama masih dari sisi kebutuhan mencari kendaraan yang fungsional dengan harga terjangkau.

Mobil bekas di WTC Mangga DuaKOMPAS.com/Aprida Mega Nanda Mobil bekas di WTC Mangga Dua

Namun selain itu, ada juga kebiasaan atau pola baru dari masyarakat yang cenderung enggan untuk beramai-ramai dalam satu mobil.

Dengan kebiasaan seperti itu, kebanyakan memilih mobil berdimensi lebih kecil, tapi tetap bisa menampung keluarga inti.

"Dari kami melihat memang kecenderungan seperti ini yang mulai meningkat. Ada masyarakat yang karena kondisi pandemi tak lagi mencari mobil yang besar, tapi lebih ke compact atau kecil namun masih bisa menunjang mobilitas," ucap Fischer.

Baca juga: Dua Pajero Sport Edisi Terbatas Meluncur, Harga Mulai Rp 568 Juta

"Sebenarnya kalau melihat data keluarga modern nantinya akan seperti itu, karena kita tahu hunian saat ini rata-rata memiliki lahan parkir yang tidak besar dan faktor lainnya. Namun tren ini makin terakselerasi sejak pandemi Covid-19," kata dia.

Mobil bekas di WTC Mangga DuaKOMPAS.com/Aprida Mega Nanda Mobil bekas di WTC Mangga Dua

 

Untuk segi mobilnya sendiri, menurut Fischer paling utama masih di segmen LCGC, layaknya Ayla dan Agya. Selain itu juga ada city car, sampai hatchback seperti Yaris lawas dan Honda Jazz.

Hal serupa juga diakui Ridwan, pemilik showroom mobil bekas di Jakarta Timur. Namun Ridwan mengatakan meski tren mobil kecil mulai naik, tapi tak menyurutkan minat konsumen yang mencari MPV atau SUV murah.

Baca juga: Menu Mobil Bekas Rp 50 Jutaan, Ada CR-V, Stream sampai BMW

"Lebih cepat laku itu karena harga saja yang lebih murah, jadi konsumen sekarang ini lebih menyesuaikan dana yang dimiliki dibandingkan beli mobil yang dia mau, arahnya lebih melihat kebutuhan," ucap Ridwan.

Ilustrasi pilihan mobil bekas di Suzuki Auto Value.DOK. SUZUKI Ilustrasi pilihan mobil bekas di Suzuki Auto Value.

"Selain Agya, Ayla, dan Satya, seperti Mirage dan March juga banyak yang cari karena harganya juga sudah turun sekali, sekitar Rp 100 juta sampai Rp 120 jutaan," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X