Kenali Fitur Penunjang Keselamatan pada Mobil Saat Musim Hujan

Kompas.com - 28/12/2020, 11:22 WIB
Ilustrasi berkendara saat hujan. Larmoyeux & BoneIlustrasi berkendara saat hujan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Musim hujan yang mengguyur daerah Jakarta dan sekitarnya belakangan ini membuat pengguna kendaraan harus lebih waspada. Pasalnya, berkendara di tengah hujan memiliki perbedaan dibandingkan saat kemarau.

Dalam kondisi seperti ini, pemilik kendaraan disarankan untuk menggunakan fitur penunjang keselamatan yang ada pada mobil. Fitur tersebut memiliki fungsi untuk membantu pengemudi mengendalikan kendaraan.

Training Director Safety Defensive Consultant Sony Susmana mengatakan, fitur-fitur tersebut hanya bersifat sebagai penunjang, belum tentu menyelamatkan.

Baca juga: Hari Pertama Arus Balik, 125.217 Kendaraan Menuju Jakarta

Berikut beberapa fitur keamanan yang bermanfaat ketika musim hujan seperti sekarang.

Anti-lock Braking System.www.nissan-cdn.net Anti-lock Braking System.

-Antilock Braking System (ABS)
Fitur ini membantu pengemudi ketika harus mengerem mendadak untuk menghindari bahaya yang ada di depan. Fitur ini mencegah ban mengunci ketika pengemudi melakukan pengereman mendadak (hard braking)

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ketika ban mengunci, laju mobil tidak bisa dikendalikan dan punya potensi menabrak bahaya yang ada di depan. Dengan ABS, mobil yang melakukan hard braking tetap bisa bermanuver, karena posisi ban tidak terkunci.

Fitur ABS biasanya berdampingan dengan Electronic Brakeforce Distribution (EBD). EBD berfungsi untuk mendistirbusikan kekuatan rem ke empat roda.

Pasalnya, ketika mengerem beban mobil akan berpusat di depan dan fitur EBD membantu mendistribusikan kekuatan rem kepada empat roda lain sehingga pengereman menjadi maksimal.

Mengerem mendadak dalam kecepatan tinggi di jalanan licin. Tidak ngesot.MBI Mengerem mendadak dalam kecepatan tinggi di jalanan licin. Tidak ngesot.

-Traction Control System (TCS) dan Electronic Stability Control (ECS)
Kedua fitur ini memiliki fungsi yang hampir sama dengan ABS dan EBD yaitu menjaga kestabilan dan traksi ban mobil ketika berjalan lurus atau berbelok.

Baca juga: H+3 Hari Raya Natal, Volume Lalu Lintas di Jalur Puncak Lenggang

TCS dan ECS pada dasarnya membantu pengemudi untuk mengendalikan kendaraanya ketika kehilangan kendali dan mengatur traksi yang dimiliki oleh ban.

“ECS efektif bekerja pada saat kendaraan menikung atau ditikungan sedangkan TSC bekerja saat kendaraan lurus,” kata Sony.

Tetapi perlu diingat sekali lagi bahwa fitur tersebut tidak bisa membuat pengemudi terhindar dari kecelakaan, namun sebagai pembantu pengemudi untuk lebih mudah mengendalikan kendaraan.

“Fitur tersebut hanya bersifat membantu, bukan mencegah terjadinya kecelakaan. Jadi pengemudi tetap harus berhati-hari agar tidak terjadi kecelakaan,” ucap Sony.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X