H+3 Hari Raya Natal, Volume Lalu Lintas di Jalur Puncak Lenggang

Kompas.com - 27/12/2020, 18:06 WIB
Kemacetan kendaraan di jalur Puncak Cianjur, Jawa Barat KOMPAS.com/FIRMAN TAUFIQURRAHMANKemacetan kendaraan di jalur Puncak Cianjur, Jawa Barat
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Arus lalu lintas kendaraan bermotor pada hari ketiga (H+3) libur Natal dan Tahun Baru 2021 di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, dilaporkan lenggang.

Kasatlantas Polres Bogor Ipda Dicky Pranata menyatakan, hal ini seiring dengan gencarnya pemeriksaan rapid test antigen di wilayah terkait dan meningkatnya kesadaran masyarakat atas potensi penyebaran virus corona atau Covid-19.

Berdasarkan catatannya, sejak Jumat (25/12/2020) sampai Minggu (27/12/2020) siang jumlah kendaraan yang hendak berwisata ke Puncak tidak terlalu padat seperti ketika libur panjang biasanya.

Baca juga: Arus Balik Padat, Jasa Marga Tutup Rest Area Arah Jakarta

Antrian kendaraan di jalur Puncak Cianjur saat diberlakukan onewayKOMPAS.com/FIRMAN TAUFIQURRAHMAN Antrian kendaraan di jalur Puncak Cianjur saat diberlakukan oneway

"Pada pukul 08.00 WIB sampai 12.00 WIB hari ini, terpantau pula arus lalin selepas Gerbang Tol Ciawi sampai Simpang Gadog ramai lancar. Tidak ada penumpukkan seperti libur panjang biasanya," kata Dicky, Minggu.

Ia melanjutkan, kendaraan yang tersendat atau melambat hanya di beberapa titik saja. Di antaranya, Simpang Gadog, Pasir Muncang, Pasir Angin, Megamendung dan Pasar Cisarua.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dicky menyebutkan meski arus lalu lintas melandai, pihaknya tetap mewajibkan para wisatawan yang hendak ke Puncak Bogor untuk menunjukkan hasil rapid test antigen.

Baca juga: Benarkah Mengemudi Jarak Jauh di Malam Hari Lebih Berisiko?

"Sesuai aturan dalam seruan Bupati Bogor mulai 21 Desember 2020 hingga 8 Januari 2021 wisatawan yang akan ke Puncak wajib menunjukan hasil rapid test antigen, jika tidak kami akan putar balik," ujar dia.

"Mengenai rekayasa lalin dengan sistem one way atau buka tutup jalur tetap jadi opsi yang sifatnya situasional. Kita berlakukan jika terjadi kepadatan," tutup Dicky.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.