Toyota Kasih Sinyal Produksi Avanza atau Innova Hybrid

Kompas.com - 17/12/2020, 07:22 WIB
Toyota Hybrid Toyota Hybrid
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Era kendaraan elektrifikasi di Indonesia menjadi momen penting bagi industri otomotif, terutama bagi Toyota Indonesia yang telah memastikan kesipannya untuk memproduksi mobil ramah lingkungan tersebut.

Warih Andang Tjahjono, Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) mengatakan, 2021 menjadi momen penting bagi industri otomotif untuk memasuki fase pemulihan, termasuk bagi rencana Toyota untuk mengenalkan pasukan elektrifikasinya di Indonesia.

"Saya harap 2021 merupakan fundamental timing kita untuk recovery. Toyota Indonesia akan mengenalkan seluruh full line-up baik BEV, PHEV, maupun HEV," ujar Warih dalam Toyota Media Gathering virtual, Rabu (16/12/2020).

"Kami juga berkomitmen untuk mengeksekusi investasi-investasi yang telah kita janjikan, bukan hanya untuk domestik, tapi electrified vehicle yang kita produksi juga akan kita arahkan untuk ekspor," kata dia.

Baca juga: Gebrakan Baru Toyota di Pasar Mobil Listrik Dunia

Penampilan Toyota Avanza Veloz 2019 yang dipamerkan dalam Festival Avanza Veloz Sebangsa di Medan, Sabtu (10/8/2019). Festival ini digelar hingga besok Minggu (11/82019) dan diisi dengan berbagai bazar, kuliner, permainan anak dan lainnya.Dewantoro Penampilan Toyota Avanza Veloz 2019 yang dipamerkan dalam Festival Avanza Veloz Sebangsa di Medan, Sabtu (10/8/2019). Festival ini digelar hingga besok Minggu (11/82019) dan diisi dengan berbagai bazar, kuliner, permainan anak dan lainnya.

Bob Azzam, Direktur Administrasi, Korporasi, dan Hubungan Eksternal PT TMMIN, mengatakan Toyota bakal melakukan produksi kendaran elektrifikasi jenis hybrid di Indonesia mulai 2022.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara ketika ditanya soal model hybrid apa yang nantinya diprediksi bakal laris dan sesuai dengan konsumen, Bob menjelaskan ada dua alternatif.

"Kami membuat model yang baru sama sekali, atau model yang sudah ada dibuat hybrid. Kalau kami pertimbangkan industri otomotif yang sudah ada, lebih baik kami meng-hybrid-kan model yang sudah ada," ucap Bob.

Baca juga: Gaikindo Sebut 7 Merek Siap Produksi Kendaraan Elektrifikasi

Menurut Bob, dengan menyematkan teknologi hybrid ke model-model Toyota yang sudah dipasarkan saat ini, otomatis bisa menjaga supply chain .

Selain itu, keuntungan lainnya yang didapat juga sangat baik, terutama untuk model-model yang memang sudah diterima di pasar ekspor.

Teknologi mesin hybrid ToyotaOtomania/Setyo Adi Teknologi mesin hybrid Toyota

Baca juga: Tahun Depan Toyota Siap Produksi dan Ekspor Kendaraan Elektrifikasi

"Dengan demikian bisa sekaligus, untuk pasar domestik dan ekspornya. Teman-teman sudah bisa bacalah arahnya ke model yang mana," ucap Bob.

Berdasarkan sedikit paparan tersebut, secara tidak langsung Bob memberikan petunjuk bila ada mobil konvensional Toyota yang nantinya akan dikonversi menjadi hybrid. Melihat dari jenis yang sudah diterima masyarakat, baik lokal maupun pasar ekspor, cukup banyak variannya.

Ekspor Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN)dok TMMIN Ekspor Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN)

Mulai dari Avanza, Innova, Rush, Fortuner, bahkan sampai mobil murah ramah lingkungan alias low cost green car, yakni Agya yang sepang terjangnya sudah dinikmati oleh konsumen bukan hanya di Indonesia tapi mancanegara



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.