Tahun Depan Toyota Siap Produksi dan Ekspor Kendaraan Elektrifikasi

Kompas.com - 16/12/2020, 17:41 WIB
Perjalanan test drive jajaran mobil hybrid dan PHEV Toyota, dari Banyuwangi-Bali, 9-11 Oktober 2019. CUTENKPerjalanan test drive jajaran mobil hybrid dan PHEV Toyota, dari Banyuwangi-Bali, 9-11 Oktober 2019.
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Di tengah penurunan permintaan akibat pandemi Covid-19, industri otomotif nasional akan dihadapkan tantangan baru berupa kehadiran teknologi elektrifikasi.

Kehadiran kendaraan ramah lingkungan, khususnya mobil listrik yang lebih masif diharapkan bisa menjadi momentum bagi industri otomotif agar bisa kembali bergairah pada tahun depan.

Warih Andang Tjahjono, Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), mengatakan, industri otomotif bakal memasuki masa pemulihan pada 2021, baik dari sisi produksi maupun penjualan.

Baca juga: Begini Tindakan yang Tepat Saat Pecah Ban di Jalan Tol

Sasis, baterai, motor listrik pada mobil listrik murni (BEV) Toyota, Lexus UX 300e.Toyota Sasis, baterai, motor listrik pada mobil listrik murni (BEV) Toyota, Lexus UX 300e.

“Kita tetap bisa beroperasi sampai saat ini, terutama dalam mengisi market domestik maupun ekspor. Karena berbagai negara importir sudah mulai kelihatan kenaikannya,” ujar Warih, dalam konferensi virtual (16/12/2020).

Walaupun sudah masuk dalam tahap pemulihan, industri otomotif belum bisa dikatakan akan kembali normal seperti sebelum pandemi.

Meski begitu, Warih optimistis industri otomotif menjadi salah satu sektor yang berkontribusi pada perkembangan ekonomi nasional.

Baca juga: Hilang di Situs Resmi, Isuzu Panther Resmi Pamit?

BEV perdana Toyota di Indonesia, Lexus UX 300eToyota BEV perdana Toyota di Indonesia, Lexus UX 300e

Apalagi pemerintah tampak serius dalam pengembangan segala hal yang berhubungan dengan elektrifikasi, dan ini juga menjadi konsentrasi Toyota khususnya pada tahun depan.

“Saya berharap tahun 2021 merupakan salah satu fundamental timing kita untuk recovery.Toyota Indonesia akan meng-introduce seluruh full line-up baik BEV, PHEV, maupun HEV,” ucap Warih.

“Dan kami terus berkomitmen untuk eksekusi investment-investment yang telah kita janjikan, bukan hanya nanti produk-produk itu untuk domestik, tapi electrified vehicle yang kita produksi nanti juga kita arahkan untuk kegiatan ekspor,” katanya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X