Kompas.com - 16/12/2020, 17:41 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Di tengah penurunan permintaan akibat pandemi Covid-19, industri otomotif nasional akan dihadapkan tantangan baru berupa kehadiran teknologi elektrifikasi.

Kehadiran kendaraan ramah lingkungan, khususnya mobil listrik yang lebih masif diharapkan bisa menjadi momentum bagi industri otomotif agar bisa kembali bergairah pada tahun depan.

Warih Andang Tjahjono, Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), mengatakan, industri otomotif bakal memasuki masa pemulihan pada 2021, baik dari sisi produksi maupun penjualan.

Baca juga: Begini Tindakan yang Tepat Saat Pecah Ban di Jalan Tol

Sasis, baterai, motor listrik pada mobil listrik murni (BEV) Toyota, Lexus UX 300e.Toyota Sasis, baterai, motor listrik pada mobil listrik murni (BEV) Toyota, Lexus UX 300e.

“Kita tetap bisa beroperasi sampai saat ini, terutama dalam mengisi market domestik maupun ekspor. Karena berbagai negara importir sudah mulai kelihatan kenaikannya,” ujar Warih, dalam konferensi virtual (16/12/2020).

Walaupun sudah masuk dalam tahap pemulihan, industri otomotif belum bisa dikatakan akan kembali normal seperti sebelum pandemi.

Meski begitu, Warih optimistis industri otomotif menjadi salah satu sektor yang berkontribusi pada perkembangan ekonomi nasional.

Baca juga: Hilang di Situs Resmi, Isuzu Panther Resmi Pamit?

BEV perdana Toyota di Indonesia, Lexus UX 300eToyota BEV perdana Toyota di Indonesia, Lexus UX 300e

Apalagi pemerintah tampak serius dalam pengembangan segala hal yang berhubungan dengan elektrifikasi, dan ini juga menjadi konsentrasi Toyota khususnya pada tahun depan.

“Saya berharap tahun 2021 merupakan salah satu fundamental timing kita untuk recovery.Toyota Indonesia akan meng-introduce seluruh full line-up baik BEV, PHEV, maupun HEV,” ucap Warih.

“Dan kami terus berkomitmen untuk eksekusi investment-investment yang telah kita janjikan, bukan hanya nanti produk-produk itu untuk domestik, tapi electrified vehicle yang kita produksi nanti juga kita arahkan untuk kegiatan ekspor,” katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.