Arus Lalu Lintas Libur Nataru Meningkat hingga 18 Persen

Kompas.com - 15/12/2020, 09:22 WIB
Ilustrasi lalu lintas macet KOMPAS IMAGES / RODERICK ADRIAN MOZESIlustrasi lalu lintas macet

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksi volume lalu lintas jalan tol Jabodetabek saat libur Natal dan tahun baru (Nataru) akan mengalami peningkatan dibandingkan kondisi normal serta tahun lalu.

Berdasarkan data yang dihimpun bersama instansi terkait, periode mudik Nataru 2020/2021 terjadi dalam dua fase, yakni pada 23-24 Desember 2020 dan 30-31 Desember 2020.

Pada fase pertama, diperkirakan volume kendaraan yang melintas di jalan tol mencapai 845.288 unit atau naik 15,14 persen dari kondisi normal serta tumbuh 0,8 persen dibandingkan Nataru 2019/2020.

Baca juga: Kendaraan Pakai Pelat Nomor Palsu, Hukumannya Bisa Dipenjara

Sejumlah kendaraan memadati jalur Puncak di Simpang Gadog, Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (13/11/2020). Satlantas Polres Bogor melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kepadatan lalu lintas di jalur Puncak saat kedatangan Rizieq Shihab di Pondok Pesantren Alam Agrokultural Markaz Syariah DPP FPI, Megamendung, Kabupaten Bogor.ANTARA FOTO/ARIF FIRMANSYAH Sejumlah kendaraan memadati jalur Puncak di Simpang Gadog, Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (13/11/2020). Satlantas Polres Bogor melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kepadatan lalu lintas di jalur Puncak saat kedatangan Rizieq Shihab di Pondok Pesantren Alam Agrokultural Markaz Syariah DPP FPI, Megamendung, Kabupaten Bogor.

Sementara pada fase kedua, volumenya jadi 813.477 unit kendaraan atau naik 1,5 persen dari kondisi normal dan 24,4 persen lebih banyak dibanding tahun lalu.

Adapun periode balik, di fase pertama yang terjadi pada 27 Desember 2020 diperkirakan volume lalin mencapai 823.122 unit atau meningkat 17,9 persen dari kondisi normal dan naik 10,5 persen pada tahun lalu.

Sedangkan volume lalu lintas pada periode balik fase kedua diproyeksi menjadi 826.613 naik 18,7 persen dari kondisi normal dan 17 persen dari Nataru sebelumnya.

"Jadi rata-rata peningkatan mudiknya baik libur Natal maupun libur tahun baru berkisar antara 15 persen sampai 18 persen kenaikannya," ujar Direktur Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi belum lama ini.

Baca juga: Ini 5 Kesalahan Umum Wanita Saat Naik Motor

Ilustrasi suasana lalu lintas di Kuala Lumpurmobilmo.com Ilustrasi suasana lalu lintas di Kuala Lumpur

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Kemenhub sudah melakukan beberapa langkah mitigasi. Salah satunya dengan menerapkan pembatasan truk tiga sumbu ke atas yang dilakukan secara situasional.

Mengenai penumpang angkutan penyeberangan, Budi juga memproyeksi akan tetap mengalami peningkatan seperti tahun lalu. Secara umum, jumlahnya bisa mencapai 3,68 juta atau naik 6 persen dari Nataru 2019/2020.

"Kalau untuk roda dua, diproyeksi meningkat 2 persen dari tahun lalu atau mencapai 235,071 unit kendaraan. Sementara roda empat 424,134 unit kendaraan atau tumbuh 4 persen," kata Budi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X