Gaikindo Pasang Target Penjualan 750.000 Unit pada 2021

Kompas.com - 14/12/2020, 08:02 WIB
Sales promotion girl (SPG) berpose di samping mobil dalam pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Utara, Kamis (25/4/2019). Pameran IIMS 2019 berlangsung hingga 5 Mei 2019 mendatang. Sebanyak 36 merek roda dua dan roda empat ikut memamerkan produk terbarunya di sini. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGSales promotion girl (SPG) berpose di samping mobil dalam pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Utara, Kamis (25/4/2019). Pameran IIMS 2019 berlangsung hingga 5 Mei 2019 mendatang. Sebanyak 36 merek roda dua dan roda empat ikut memamerkan produk terbarunya di sini.
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah babak belur akibat pandemi Covid-19, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), berharap pada 2021 pasar otomotif bisa lebih baik dari tahun ini.

Melalui harapan dan optimisme tersebut, Ketua I Gaikindo Jongkie D Sugiarto mengatakan, penetapan target untuk tahun depan lebih tinggi dari sekarang.

"Kalau dilihat sekarang sudah membaik, jadi harapannya seperti itu. Untuk forecast di 2021 sebanyak 750.000 unit," kata Jongkie saat dihubungi Kompas.com, Minggu (13/12/2020).

Baca juga: Ada Pelabuhan Patimban, Gaikindo Berharap Bisa Genjot Ekspor Otomotif

Lebih lanjut Jongkie menjelaskan, pertumbuhan pasar tahun depan juga akan sangat dipengaruhi beberapa hal. Paling utama adalah dari sisi stabilitas ekonomi dan juga kondisi pandemi.

Pengunjung menyaksikan pameran otomotif Telkomsel Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (26/4/2019). Pameran otomotif terbesar ini akan berlangsung hingga 5 Mei 2019 mandatang.KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO Pengunjung menyaksikan pameran otomotif Telkomsel Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (26/4/2019). Pameran otomotif terbesar ini akan berlangsung hingga 5 Mei 2019 mandatang.

Diharapkan dengan adanya kabar vaksin Covid-19. bisa menjadi titik terang agar memulihkan perekonomian di beragam sektor yang berujung pada meningkatnya daya beli.

"Ada vaksin kondisinya bisa lebih baik, tapi paling penting lagi, pertumbuhan ekonomi Indonesia harus bisa meningkat ke arah 5 persen," ucap Jongkie.

Hal senada sebelumnya juga diungkapkan oleh Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor (HPM).

Menurut Billy, secara situasi penjualan mobil sudah mulai berangsur mengalami perbaikan hingga November. Walau dibandingkan data tahun lalu masih jauh perbedaannya, namun setidaknya hal tersebut sudah menandakan trennya kembali positif.

Baca juga: Brio Satya Primadona, Honda Optimistis Tembus Target Penjualan

Pengunjung menyaksikan pameran otomotif Telkomsel Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (26/4/2019). Pameran otomotif terbesar ini akan berlangsung hingga 5 Mei 2019 mandatang.KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO Pengunjung menyaksikan pameran otomotif Telkomsel Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (26/4/2019). Pameran otomotif terbesar ini akan berlangsung hingga 5 Mei 2019 mandatang.

"Sejauh ini terus mengalami peningkatan, kalau saya lihat dari dari wholesales Gaikindo sekarang angkanya sudah 474.510, artinya hanya sediki lagi untuk capai target 525.000," ujar Billy dalam konferensi pers beberapa hari lalu.

"Untuk tahun depan, kalau tren sejak sekarang terus naik, ditambah adanya vaksin Covid-19 lagi dan sebagainya, saya optimis bisa jauh lebih baik," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X