Brio Satya Primadona, Honda Optimistis Tembus Target Penjualan

Kompas.com - 10/12/2020, 19:25 WIB
Honda Brio Satya CVT KOMPAS.COM/STANLY RAVELHonda Brio Satya CVT
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Honda Prospect Motor (HPM) kembali mencatat pencapaian positif di akhir tahun selama enam bulan berturut-turut. Pada November, Honda berhasil menjual 7.455 unit secara ritel nasional.

Honda mengklaim jumlah tersebut naik 13,6 persen dibandingkan bulan Oktober 2020. Sementara secara total sepanjang 2020, Honda telah mengumpulkan penjualan sebanyak 69.564 unit secara ritel.

Dari segi model, mobil murah ramah lingkungan, Brio Satya, masih menjadi primadona di tengah pandemi Covid-19. Setelah itu dilanjut Brio RS yang mengisi segmen city car, dan Honda HR-V 1.5L.

Untuk jumlahnya sendiri, pada November lalu, Brio Satya terjual 3.067 unit, sementara untuk Brio RS menyumbang penjualan sebanyak 1.190 unit.

Baca juga: Bahas Desain Brio Satya, Mobil Terlaris Honda di Tengah Covid-19

"Secara keseluruhan sepanjang 2020 hingga November Brio itu memberikan kontribusi 57 persen dari total penjualan Honda di November. Brio memang menjadi salah satu model kami yang sangat konsisten memberikan kontribusi sangat signifikan pada tahun ini," kata Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing Director PT HPM saat konferensi pers secara virutal, Kamis (10/12/2020).

Honda CR-V Turbo Melintas Tol Trans Jawadok.HPM Honda CR-V Turbo Melintas Tol Trans Jawa

Untuk Honda HR-V 1.5 L mencatatkan penjualan sebanyak 1.021 unit, meningkat 26 persen dari bulan sebelumnya yang kemudian diikuti oleh Jazz sebanyak 660 atau naik 31 persen dari Oktober. Sedangkan Honda Mobilio menyumbang 562 unit yang diklaim naik 5 persen.

Sementara untuk model lain juga masih menyumbang penjualan, mulai dari CR-V (529 unit), BR-V (157 unit), Civic Hatchback (108 unit), HR-V 1.8 L (74 unit), Civic Sedang (32 unit), Accord (22 unit), City (17 unit), dan Honda Odyssey (16 unit).

Dengan pencapaian tersebut, Billy menjelaskan walaupun pasar otomotif belum sepenuhnya stabil, tetapi Honda masih bisa mempertahankan pertumbuhan penjualan positif hingga November. Bahkan diprediksi akan terus positif hingga akhir tahun nanti.

Baca juga: Proving Ground Uji Tabrakan Kendaraan di Bekasi Terlengkap di ASEAN

Honda HR-V 1.5L Special Edition rasa Hr-V 1.8LSTANLY RAVEL Honda HR-V 1.5L Special Edition rasa Hr-V 1.8L

"Kami juga optimis bahwa tren peningkatan penjualan ini dapat kami pertahankan hingga akhir tahun, dimana secara umum biasanya lebih banyak konsumen yang akan melakukan pembelian," kata Billy.

Target

Dari segi target wholesales yang ditentukan oleh Gabungan Industri Kendaraan bermotor Indonesia ( Gaikindo), yakni sebesar 525.000 unit, Billy optimis akan bisa terpenuhi lantaran wholesales saat ini sudah mencapai 474.510, artinya hanya kurang sekitar 50.000 unit.

Lalu untuk Honda sendiri juga demikian, karena hingga 10 Desember booking trend kendaraan masih cukup baik, bahkan lebih dari 20 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

"Dengan itu, untuk mencapai penjualan 50.000 unit secara total, harus sudah bisa tercapai. Lalu untuk Honda seperti yang saya ucapkan kita masih tetap mempertahankan market share dan fokus kami di participating market, yakni 20 persen," ucap Billy.

Baca juga: Intip Kesederhanaan Kabin Honda Brio Satya CVT

Mengenal logo Honda RSKOMPAS.COM/STANLY RAVEL Mengenal logo Honda RS

"Sekarang pasar didorong segmen komersial, kami tidak di situ, karenanya kami fokus pada pencapaian market share di participating. Tahun lalu pangsa pasar 20 persen tahun ini sudah mencapai 20,9 persen," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X