Selain Uji Tabrak, Ada 15 Fasilitas Pengujian di Proving Ground Bekasi

Kompas.com - 11/12/2020, 08:22 WIB
Hasil uji tabrak Jeep Wrangler mengecewakan Hasil uji tabrak Jeep Wrangler mengecewakan
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menargetkan Proving Ground Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB) di Bekasi, bakal bisa beroperasi pada 2024 mendantang.

Proving Groung yang merupakan fasilitas uji laik kendaraan, termasuk crash test atau uji tabrak tersebut, diklaim akan memiliki standar internasional. Bahkan menjadi yang tebesar dan terlengkap di Kawasan ASEAN.

Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan, adanya Proving Ground akan digunakan untuk memastikan kualitas kendaraan yang diproduksi di Indonesia serta meningkatkan aspek keselamatan.

Baca juga: Proving Ground Uji Tabrakan Kendaraan di Bekasi Terlengkap di ASEAN

"Mulai 2021 Indonesia akan resmi mengoperasikan Proving Ground yang berstandar internasional untuk semua kendaraan yang dibuat di Indonesia. Dengan demikian, akan ada pengakuan dari negara tujuan ekspor yang sudah berkualifikasi safety," ucap Budi dalam webinar JakartaPost, Kamis (10/12/2020).

Proving Ground Uji Kendaraan di BekasiKemenhub Proving Ground Uji Kendaraan di Bekasi

Lebih lenjut Budi pun menegaskan bila Proving Ground yang akan dibangun di Bekasi juga akan menjadi pelengkap dari yang sudah ada, terutama untuk pengujian yang sifatnya outdoor.

Menggunakan lahan seluas 90 hektare, ragam fasilitas pengujian yang akan dibuat juga beragam. Menurut Budi, nantinya mekanisme pengujian akan bersarakan standar United Nation Regulation (UNR).

"Diantaranya itu akan menyangkut braking system, seat, speedometer, rear view mirror, noise emission, N category, dan lainnya karena ada 19 ketentuan UNR yang akan diadaptasi pada Proving Ground kami dengan 15 fasilitas pengujian baik outdoor dan indoor," ucap Budi.

Baca juga: Fasilitas Uji Tabrak di Indonesia Termasuk buat Mobil Listrik

Proving Ground Uji Kendaraan di BekasiKemenhub Proving Ground Uji Kendaraan di Bekasi

Selain itu juga akan ada delapan fasilitas pengujian outdoor, seperti test track untuk rem, emisi suara, sistem kemudi, stabilitas. Sementara untuk indoor, akan dilengkapi dengan tujuh fasilitas pengujian.

Mulai dari laboratorium untuk uji tabrak dengan standar R94 dan R95, angkur sabuk pengaman atau seat belt, kursi, emisi gas buang, emisi suara, spion, hingga pengetesan soal konsumsi bahan bakar.

"Soal laboratorium juga sempat ditanyakan Gakindo, dan jawabannya kami ada. Tidak hanya itu, diantaranya nanti juga akan ada usulan dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) yang kami respons, karena itu soal kelengkapan akan lebih lengkap dari negara lain," ujar Budi.

Baca juga: Toyota Dukung Inisiasi Kemenhub Bangun Fasilitas Uji Tabrak

Proving Ground Uji Kendaraan di BekasiKemenhub Proving Ground Uji Kendaraan di Bekasi

Untuk pengujian kendaraan listrik, Budi menjelaskan hal tersebut sudah pasti akan terfasilitasi. Sehingga dengan demikian, bila produksi kendaraan listrik di Indonesia sudah dimulai, maka sudah bisa langsung dilakukan pengetesan, termasuk juga untuk yang konversi motor listrik.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X