[POPULER OTOMOTIF] MPV Bekas Rp 70 Jutaan | Motor Listrik Volta | Marquez Salahkan Dokter

Kompas.com - 07/12/2020, 06:32 WIB
Volta 401 KOMPAS.com/GilangVolta 401
Penulis Stanly Ravel
|

Bahkan dengan model seperti itu, tak hanya bisa dijadikan leg rest saja, namun juga foot rest plus dijadikan sebagai kompetemen penyimpanan sepatu di bagian bawahnya.

2. Mengenal Volta, Motor Listrik Asal Semarang

Sejalan dengan ramainya berita soal kedaraan listrik, makin banyak juga pemain baru yang mulai bermunculan. Salah satunya seperti Volta yang menjajakan sepeda motor listrik asal semarang, Jawa Tengah.

Terletak di Kawasan Industri Terboyo Semarang, PT Volta Indonesia Semesta secara resmi sudah mulai memasarkan kendaraan listriknya pada Februari 2018 lalu. Produk awalnya hanya berupa sepeda listrik.

Baca juga: Mengenal Volta, Merek Motor Listrik Asal Semarang

Namun sejak Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Perpres No. 55/2019 tentang Percepatan Progam Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) Untuk Transportasi Jalan, Volta langsung mengembangkan produk ke motor listrik.

Salah satunya produknya adalah Volta 401 yang ikut memeriahkan ajan IIMS Motobike Hybrid Show 2020 di Motovillage, Jakarta Selatan.

VoltaKOMPAS.com/Gilang Volta

Tak hanya itu, skutiknya tersebut juga diklaim sudah lulus Sertifikat Uji Tipe (SUT) dan mendapat penetapan Nilai Jual Kendaran Bermotor (NJKB) dan kini sedang tahap mempersiapkan produksi masal untuk awal 2021 mendatang.

3. Cedera Makin Parah, Marc Marquez Salahkan Tim Dokter Awal

Kabar berikutnya datang dari dunia MotoGP yang mengulik soal informasi kondisi pebalap Respol Honda, Marc Marquez, yang dikabarkan cederanya makin parah.

Pebalap asal Spanyol itu mengaku telah mengambil keputusan yang salah untuk kembali ke lintasan balap dengan cepat beberapa waktu lalu. Akibatnya, hal itu membuat proses penyembuhan lengan kanannya menjadi lama.

Marc Marquez saat berlaga di GP Andalusia 2020HRC Marc Marquez saat berlaga di GP Andalusia 2020

Tak hanya itu, juara dunia 2019 ini juga ikut menyalahkan tim dokter yang menanganinya hingga keliru dalam memberikan keputusan dan membiarkan dirinya boleh mengikut balap lagi meski dalam kondisi yang belum sepenuhnya baik.

Baca juga: Cedera Makin Parah, Marc Marquez Salahkan Tim Dokter Awal

"Saya belajar bahwa kami para pembalap memiliki bakat dan batas, kami tidak menyadari risikonya, ketakutan. Artinya mereka harus menunjukkannya risiko itu kepada kami," kata Marc.

Marc Marquez saat sesi tes pra-musim di Sepang, Malaysia. (Photo by Mohd RASFAN / AFP)MOHD RASFAN Marc Marquez saat sesi tes pra-musim di Sepang, Malaysia. (Photo by Mohd RASFAN / AFP)

"Setelah operasi pertama, seperti setiap pebalap, saya bertanya kapan saya bisa kembali naik motor. Di sanalah dokter seharusnya bisa mengekang saya dengan hal yang realistis," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.