Resmi, Kemenhub Batasi Operasional Truk pada Liburan Akhir Tahun

Kompas.com - 05/12/2020, 07:22 WIB
Petugas melakukan pemeriksaan di check point penyekatan pertama di ruas tol Jakarta - Cikampek Km 31, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (24/4/2020). Larangan mudik mulai diberlakukan pemerintah mulai 24 April 2020 pukul 00.00 WIB untuk mencegah penyebaran Covid-19 melalui Operasi Ketupat 2020. Kendaraan pribadi baik motor atau mobil dan kendaraan umum berpenumpang dilarang keluar dari wilayah Jabodetabek. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOPetugas melakukan pemeriksaan di check point penyekatan pertama di ruas tol Jakarta - Cikampek Km 31, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (24/4/2020). Larangan mudik mulai diberlakukan pemerintah mulai 24 April 2020 pukul 00.00 WIB untuk mencegah penyebaran Covid-19 melalui Operasi Ketupat 2020. Kendaraan pribadi baik motor atau mobil dan kendaraan umum berpenumpang dilarang keluar dari wilayah Jabodetabek.
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Meski jatah liburan akhir tahun sudah dipangkas, namun guna mengantisipasi lonjakan pergerakan masyarakat, Kementerian Perhubungan ( Kemenhub) akhirnya memutuskan melakukan pembatasan angkutan barang seperti truk.

Walau demikian, aturan pembatasan angkutan barang pada musim libur panjang Natal dan tahun baru ini hanya ditetapkan melalui Surat Edaran (SE) dan dilakukan dengan melihat situasi serta kondisi.

Budi Setiyadi, Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat) Kemenhub mengatakan, rencana pembatasan operasional mobil barang pada masa angkutan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, akan dilakukan dua tahap sesuai dengan pola liburan yang diprediksi akan terjadi dua fase, yakni saat Natal dan tahun baru.

"Sesuai hasil kesepakatan, meski dari pelaku usaha tidak menghendaki adanya pembatasan, tapi melihat adanya potensi perjalan dari hasil survei litbang, maka kesepakatannya hanya menggunakan Surat Edaran dengan pembatasan operasional mobil barang arah yang keluar Jabodetabek," ucap Budi dalam webinar persiapan Nataru dan Stop ODOL, Jumat (4/12/2020).

Baca juga: Rugikan Negara dan Pengusaha, Kemenhub Harap Zero ODOL Tak Mundur

Petugas memeriksa kendaraan roda empat di Jalan tol Jakarta - Cikampek Km 47, Karawang, Jawa Barat, Rabu (6/5/2020). Penyekatan akses transportasi di tol Jakarta - Cikampek tersebut sebagai tindak lanjut kebijakan larangan mudik dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar/foc.ANTARA FOTO/Muhamad Ibnu Chazar Petugas memeriksa kendaraan roda empat di Jalan tol Jakarta - Cikampek Km 47, Karawang, Jawa Barat, Rabu (6/5/2020). Penyekatan akses transportasi di tol Jakarta - Cikampek tersebut sebagai tindak lanjut kebijakan larangan mudik dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar/foc.

"Jadi kami tidak menerapkan (pembatasan) seperti Lebaran kemarin, tapi yang dibatasi hanya jalan tol dari Jabodetabek mengarah ke Cikampek sampai Palimanan mulai 23 Desember, lalu yang kedua pembatasannya itu pada 30 Desember," kata dia.

Untuk lebih lengkap soal pembatasan operasional truk atau kendaraan barang di masa libur panjang Natal dan Tahun baru, berikut skemanya ;

1. Pembatasan Arah Keluar Jabodetabek :

- Mudik I, 23 Desember 2020 pukul 00.00 WIB sampai 24 Desember 2020 pukul 24.00 WIB
- Mudik II, 30 Desember 2020 pukul 00.00 WIB sampai 31 Desember pukul 24.00 WIB

2. Pembatasan Arah Masuk Jabodetabek :

- Arus Balik I, 27 Desember pukul 00.00 WIB sampai 28 Desember 2020 pukul 08.00 WIB
- Arus Balik II, 2 Januari 2021 pukul 12.00 WIB sampai 4 Januari 2021 pukul 08.00 WIB

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X