[POPULER OTOMOTIF] DFSK Digugat Konsumen | Peredaran Travel Gelap | Air dari Knalpot

Kompas.com - 05/12/2020, 06:02 WIB
Penulis Stanly Ravel
|

Namun kebiasaan membuka kap mesin hanya ditemui pada bus yang menggunakan sasis-sasis lawas, misal Mercedes Benz OH 1521 atau kuler dan yang lebih tua lagi. Sedangkan pada model sasis yang baru, sudah tidak perlu membuka kap mesinnya lagi.

2. Ramai Travel Gelap, Pengusaha Bus Minta Jasa Raharja Berlaku Adil

Sebagai langkah edukasi dan tindakan tegas peredaran travel gelap yang makin liar, pengusaha bus meminta agar Jasa Raharja selaku pihak asuransi transportasi umum berlaku adil.

Caranya dengan tidak memberikan santunan atau dana bantuan ketika terjadi musibah, seperti kecelakaan lalu lintas yang terjadi di ruas Tol Cipali belum lama ini.

Dengan demikian, diharapkan bisa menjadi suatu bentuk edukasi bagi masyarakat umum untuk tidak menggunakan transportasi ilegal atau yang tak berizin.

Baca juga: Ramai Travel Gelap, Pengusaha Bus Minta Jasa Raharja Berlaku Adil

Selain itu, hal ini juga menyangkut masalah keadilan bagi pengusaha transportasi yang resmi dan harus rutin membayar premi.

Salah satu kendaraan yang terlibat kecelakan di KM 78 tol.Cipali pada Senin (30/11/2020).HANDOUT Salah satu kendaraan yang terlibat kecelakan di KM 78 tol.Cipali pada Senin (30/11/2020).

Karena bila terjadi kecelakaan, namun tidak ada perbedaan baik angkutan umum resmi dan tidak resmi, maka dikhawatirkan kesadaran masyarakat pun tak akan berubah.

3. Knalpot Mobil Keluar Air di Pagi Hari, Normalkah ?

Buat pemilik mobil baru mungkin sering menemuik kasus adanya air yang keluar dari lubang knalpot. Terutama saat sedang melakukan ritual memanaskan mobil di pagi hari.

Bila sampai ada kejadian seperti itu, jangan panik dan khawatir, pasalnya kondisi atau proses tersebut sangat wajar terjadi. Bukan karena ada masalah kebocoran atau pun kerusakan pada mobil.

Ilustrasi air keluar Ilustrasi air keluar

Baca juga: Knalpot Mobil Keluar Air di Pagi Hari, Normalkah?

Nah, bila penasaran kenapa hal tersebut menjadi proses yang wajar dan apa penyebabnya, bisa langsung cek di artikel terkait agar lebih detail dan lengkap.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.