Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Lagi, Pemotor Melakukan Aksi Wheelie di Jalan Raya

Kompas.com - 26/11/2020, 18:21 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Berkendara sepeda motor juga memiliki trik akrobat yang bisa dilakukan seperti wheelie. Tapi, hal tersebut tidak dilakukan di jalan raya. Sebab, berisiko mencelakakan pengguna jalan lainnya.

Sayangnya, masih ada sebagian pengendara motor yang tidak memikirkan akibatnya. Hal tersebut terlihat dari video berdurasi 30 detik yang diunggah oleh akun @dashcamindonesia.

Baca juga: Valentino Rossi Kenang Kebersamaan dengan Maradona

Dalam akun tersebut, terlihat beberapa pengguna motor yang sedang antre di perempatan jalan. Ketika tiba giliran untuk maju, terlihat sebuah motor trail yang tiba-tiba melakukan wheelie di jalan umum.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Dashcam Indonesia (@dashcamindonesia)

Terkait hal ini, Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu mengatakan, tindakan akrobatik jika dilakukan tidak di dalam suatu acara atau area terbatas, tentu itu ilegal.

Apalagi jika dilakukan di jalan umum yang sedang ramai pengendara motor dan mobil. Sebab, itu membahayakan dirinya dan orang lain.

Baca juga: Yamaha Luncurkan Gear 125, Skutik Lain Tak Ada yang Disuntik Mati

“Sesepi apapun jalan raya, itu tetap saja ruang publik. Idealnya untuk melakukan aksi seperti itu di ruang tertutup, entah di lapangan atau area parkir yang mudah dilakukan sterilisasi,” ucap Jusri saat dihubungi Kompas.com belum lama ini.

Jusri menambahkan, jika tidak terjadi kecelakaan, tak hanya akan merusak fasilitas umum. Tapi, berpeluang mengancam keselamatan pengguna jalan lainnya.

“Sebenarnya, ini akal sehat saja. Boleh saja melakukan aksi seperti itu, tetapi haris di tempat-tempat tertentu, bukan di tempat umum seperti jalan raya,” kata Jusri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.