Mobil Pribadi Jadi Pilihan, Volume Jalan Tol Menuju Normal

Kompas.com - 23/11/2020, 19:21 WIB
Kendaraan pemudik dari arah Jakarta melewati Tol Semarang-Solo, Jawa Tengah, Jumat (31/5/2019). Volume arus mudik dari arah Jakarta yang memasuki Gerbang Tol Bawen-Salatiga menuju ke sejumlah wilayah di Jateng dan Jatim pada H-5 siang hari terpantau padat merayap. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOKendaraan pemudik dari arah Jakarta melewati Tol Semarang-Solo, Jawa Tengah, Jumat (31/5/2019). Volume arus mudik dari arah Jakarta yang memasuki Gerbang Tol Bawen-Salatiga menuju ke sejumlah wilayah di Jateng dan Jatim pada H-5 siang hari terpantau padat merayap.
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Meski saat awal pandemi Covid-19 aktivitas jalan tol mengalami penurunan, namun dalam beberapa bulan terakhir, trennya kembali meningkat drastis.

Menurut Plt. Anggota BPJT Unsur Kementerian PUPR Kepala Bagian Umum, Sekretariat BPJT Mahbullah Nurdin, pulihnya arus lalu lintas di jalan tol sudah hampir mendekati 100 persen di beberapa ruas, salah satunya di Tol Trans Jawa.

"Sekarang sudah mendekati 100 persen, terutama di ruas Tol Trans Jawa. Peningkatan di jalan tol ini tak lepas dari masyarakat, khususnya di pulau jawa yang memilih melakukan perjalanan menggunakan kendaraan pribadi, contohnya itu saat libur panjang Oktober lalu," ucap Nurdin dalam webinar Bisnis Sistem Transportasi di Tengah Pandemi, Sabtu (21/11/2020).

Baca juga: Jalan Tol Meningkat, Celah Buat Bisnis Pembayaran Transportasi

"Mereka naik transportasi umum kan ribet saat ini, pesawat musti rapid dan lain-lain, jadi mereka pilih jalan darat untuk keluar kota naik kendaran pribadi yang juga minim risiko penularan," kata dia.

Sejumlah kendaraan melintas di tol layang Jakarta-Cikampek II, Bekasi Jawa Barat, Minggu (1/11/2020). Pada arus balik libur cuti bersama dan Maulid Nabi Muhammad SAW, lalu lintas di tol Jakarta-Cikampek terpantau ramai lancar.ANTARA FOTO/FAKHRI HERMANSYAH Sejumlah kendaraan melintas di tol layang Jakarta-Cikampek II, Bekasi Jawa Barat, Minggu (1/11/2020). Pada arus balik libur cuti bersama dan Maulid Nabi Muhammad SAW, lalu lintas di tol Jakarta-Cikampek terpantau ramai lancar.

Lebih lanjut Nurdin, menceritakan dampak dari pandemi membuat aktivitas di jalan tol sempat lumpuh. Saat ada masa larangan ketat untuk mobilisasi, sekitar April dan Juni lalu, penurunannya bahkan sampai berkisar 50-60 persen.

Bahkan di beberapa ruas jalan tol lain, khususnya yang ada di daerah-daerah, mencapai level 80 persen penurunannya saat awal-awal Covid-19 ramai.

Baca juga: Awas Macet, Mulai Hari Ini Ada 2 Proyek di Jalan Tol Jakarta-Cikampek

Namun sejak Oktober akhir hingga memasuki November, kondisinya diklaim jauh lebih baik dan mendekati kondisi normal kembali. 

Jalan Tol Layang Jakarta - Cikampek tampak sepi setelah ditutup pada kedua arah, Sabtu (2/5/2020). Penutupan Jalan Tol Layang Jakarta - Cikampek dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 selama masa mudik Idul Fitri 1441 H.KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO Jalan Tol Layang Jakarta - Cikampek tampak sepi setelah ditutup pada kedua arah, Sabtu (2/5/2020). Penutupan Jalan Tol Layang Jakarta - Cikampek dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 selama masa mudik Idul Fitri 1441 H.

"Sekarang sudah 90 persen lagi, hampir mendekati normal. Untuk yang sudah normal saat ini masih di ruas JORR, jadi kita harap berlahan bisa kembali pulih," kata Nurdin.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X