Benarkah Bunyikan Klakson Bisa Atasi Mobil yang Mogok di Pelintasan Kereta Api?

Kompas.com - 09/11/2020, 13:01 WIB
Sebuah kereta api melintas tepat di sisi truk CPO yang terjungkal di perlintasan kereta api Penanggiran Muara Enim AMRIZA NURSATRIA HUTAGALUNGSebuah kereta api melintas tepat di sisi truk CPO yang terjungkal di perlintasan kereta api Penanggiran Muara Enim
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kejadian mobil mogok saat melintas di pelintasan kereta api memang tidak hanya sekali atau dua kali terjadi.

Insiden ini bahkan sangat sering terjadi, terutama di kawasan pelintasan yang tidak ada palang pintunya.

Bahkan, tidak sedikit yang berakhir dengan kejadian mobil terserempet kereta api yang melintas hingga terseret puluhan bahkan ratusan meter.

Seperti yang baru-baru saja terjadi di Desa Desa Cimparuh, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman, Sumatera Barat, Sabtu (7/11/2020) malam.

Baca juga: Jika SIM Hilang, Pemilik Harus Bikin Baru Lagi?

Kejadian tersebut menyebabkan sedikitnya lima penumpang minibus mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Saat mengalami kejadian ini, tidak sedikit pengemudi yang tetap berusaha menghidupkan mesin mobil dengan berbagai cara.

Salah satunya dengan menekan klakson ketika menghidupkan mesinnya. Benarkah menekan klakson bisa membantu mesin hidup saat macet di pelintasan kereta api?

Ilustrasi menyalakan mesin mobildoityourself.com Ilustrasi menyalakan mesin mobil

Bambang Supriyadi, Executive Coordinator Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM), mengatakan, sedikitnya ada tiga penyebab yang bisa membuat mesin mobil mati.

Ketiga penyebab itu yakni tidak adanya kompresi di ruang bakar, ketersediaan bahan bakar, dan tidak adanya pengapian.

Baca juga: Bisakah SIM Gantikan KTP Saat Bayar Pajak Kendaraan?

“Saya tidak paham kalau ada info seperti itu (membunyikan klakson), tetapi kalau secara teknis tidak nyambung. Karena syarat mesin hidup ada tiga, yaitu adanya kompresi di ruang bakar, ada bahan bakar, dan ada pengapian,” kata Bambang kepada Kompas.com, Senin (9/11/2020).

Bambang menambahkan, ketika mengalami mesin mobil mati dan tidak bisa dinyalakan, perlu dicari penyebabnya secara pasti.

Ilustrasi klaksontribunnews.com Ilustrasi klakson

“Apakah dari operasionalnya atau gangguan kelistrikan karena adanya medan magnet yang besar. Kalau saran saya ketika mogok di pelintasan dan rangkaian kereta sudah dekat segera keluar untuk menyelamatkan diri,” ucapnya.

Baca juga: Blokir STNK yang Mati 2 Tahun Segera Diberlakukan

Menurutnya, bisa saja adanya medan magnet di pelintasan kereta api bisa membuat kelistrikan di mobil tidak bekerja.

“Misalnya motor starter, coil ignition, dan juga komponen lainnya. Tetapi, mobil mogok juga bisa dikarenakan tidak pas saat memindahkan transmisi,” ucapnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X