MPV Bekas Harga Rp 100 Jutaan di Balai Lelang, Ini Pilihannya

Kompas.com - 31/10/2020, 07:12 WIB
Suasana pusat penjualan mobil bekas di Jakarta Pusat Kompas.com/Setyo AdiSuasana pusat penjualan mobil bekas di Jakarta Pusat
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Mobil bekas tipe Multi Purpose Vehicle ( MPV) masih menjadi favorit bagi konsumen.

Tidak sedikit pembeli yang lebih memilih tipe ini dibandingkan dengan yang lain, seperti SUV apalagi sedan.

Ruang kabin yang luas dan daya tampung penumpang yang lebih banyak menjadi pertimbangan tersendiri bagi konsumen.

Apalagi harga yang ditawarkan untuk tipe ini juga relatif bersaing dengan tipe yang lain. Bahkan tidak sedikit MPV tahun muda yang dijual di harga Rp 100 jutaan.

Baca juga: Bayar Pajak Kendaraan Lima Tahunan Bisa Diwakilkan, Ini Syaratnya

Bagi konsumen yang ingin mendapatkan MPV bekas dengan harga di bawah pasaran, bisa mencoba mencarinya di balai lelang.

Ilustrasi menjual mobil bekas (Dok. Shutterstock) Ilustrasi menjual mobil bekas (Dok. Shutterstock)

Tipe MPV masih mendominasi penjualan di balai lelang. Hal ini salah satunya karena tingginya peminat dari tipe mobil ini.

Daddy Doxa Manurung, Presiden Direktur Ibid- Balai Lelang Serasi, mengatakan, tipe MPV masih paling banyak dicari oleh konsumen.

“Mobil-mobil sejuta umat seperti Avanza, Xenia, atau LCGC masih paling laris. Apalagi yang harganya di bawah Rp 100 juta, itu yang ramai,” kata Daddy kepada Kompas.com, Jumat (30/10/2020).

Baca juga: Blokir STNK yang Mati 2 Tahun Segera Diberlakukan

Daddy menambahkan, mobil-mobil yang dijual di balai lelang memang rata-rata lebih murah dibandingkan dengan yang ada di pasaran.

Bahkan selisih harganya bisa mencapai antara Rp 5 juta hingga Rp 10 juta tergantung dengan jenis atau tipe mobilnya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X