Mana yang Lebih Unggul, Mobil Penggerak Roda Depan atau Belakang?

Kompas.com - 30/10/2020, 19:22 WIB
Toyota Sienta tanpak samping, diperlihatkan berpenggerak roda depan. coolaler.comToyota Sienta tanpak samping, diperlihatkan berpenggerak roda depan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Saat ini calon konsumen otomotif sudah dapat memilih beragam tipe penggerak kendaraan di pasaran. Ada mobil dengan penggerak 4x4, ada juga penggerak depan atau belakang.

Tipe penggerak depan (Front wheel drive/FWD) dan belakang (rear wheel drive/RWD) masih banyak calon konsumen yang memperdebatkan ini di ranah perbincangan antar sesama pengguna kendaraan.

Dealer Technical Support Dept. Head PT TAM Didi Ahadi mengatakan, keduanya jenis sistem ini memiliki keunggulan dan kelemahannya masing-masing.

Baca juga: Depankan Edukasi, Operasi Zebra 2020 Tidak Ada Target Tilang

Secara teknologi mesin-mesin baru sudah berkembang dan mampu menghasilkan tenaga besar guna membawa penumpang dengan beragam kebutuhan.

Penggunaan penggerak belakang disebutkan membutuhkan ruang dan suku cadang yang lebih banyak. Ada girboks, kopel yang melintang menuju roda belakang serta gardan di belakang. Tiga peranti gerak itu mengeluarkan bunyi, dari noise sudah lebih banyak dibanding penggerak depan.

Ilustrasi Mobil dengan posisi mesin di depan dan menggerakkan roda depan juga.buildyourownracecar.com Ilustrasi Mobil dengan posisi mesin di depan dan menggerakkan roda depan juga.

“Kalau penggerak depan sumber bunyi ada di depan saja,” ujar Didi saat dihubungi Kompas.com, Jumat (30/10/2020).

Penggunaan penggerak depan pun secara tidak langsung membuat desain kendaraan terutama di bagian kabin lebih luas. Ini karena tidak adanya ruang yang diberikan untuk perangkat penggerak ke roda belakang.

Baca juga: Arus Balik Libur Panjang Bakal Terjadi Mulai Besok

“Selain itu, penggerak depan mengonsentrasikan titik berat di depan. Sumber tenaga pun tersalurkan langung ke roda depan sehingga tidak ada tenaga yang hilang,” katanya.

Sementara, penggerak roda belakang memiliki keunggulan dalam mengangkut beban berat. Penjelasannnya karena tumpuan beban di belakang dan roda juga berputar di belakang membuat traksi semakin baik.

Kelebihan lainnya kondisi kemudi menjadi lebih ringan. Hal ini lantaran semua yang bergerak ada di belakang, jadi roda depan hanya untuk berbelok saja. Tidak heran banyak mobil-mobil jenis offroad banyak menggunakan sistem ini.

“Jadi masing-masing punya keunggulan,” kata Didi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X