Arus Balik, Dishub DKI Kawal Protokol Kesehatan di Terminal

Kompas.com - 31/10/2020, 07:02 WIB
Calon penumpang bersiap naik bus di Terminal Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (24/4/2020). Presiden RI Joko Widodo memutuskan untuk melarang mudik lebaran 2020 di tengah pandemi COVID-19 mulai 24 April guna mencegah perluasan penyebaran COVID-19 di wilayah Indonesia. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGCalon penumpang bersiap naik bus di Terminal Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (24/4/2020). Presiden RI Joko Widodo memutuskan untuk melarang mudik lebaran 2020 di tengah pandemi COVID-19 mulai 24 April guna mencegah perluasan penyebaran COVID-19 di wilayah Indonesia.
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Libur panjang pekan ini membuat jumlah penumpang bus antarkota antarprovinsi (AKAP) di sejumlah terminal yang ada di Jakarta mengalami peningkatan.

Lantaran itu, guna mengantisipasi terjadinya kerumunan dan mencegah potensi paparan Covid-19, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, akan melakukan pengawalan ketat di sejumlah terminal.

"Betul, meningkat cukup signifikan, artinya saat balik nanti juga kurang lebih yang masuk ke Jakarta akan demikian, tapi waktunya mungkin lebih terpusat di Sabtu-Minggu," ujar Syafrin kepada Kompas.com, Jumat (30/10/2020).

Baca juga: 3 Hari Libur Panjang, 509.140 Kendaraan Tinggalkan Jakarta

"Kita akan siaga, di terminal-terminal AKAP juga sudah ada tim medis juga. Otomatis pengecekan terhadap penumpang yang datang juga akan dipantau baik dari suhu tubuh dan tindakan lanjut bila ditemuka adanya potensi," kata dia.

Ilustrasi bus AKAP di sebuah terminaltribunnews.com Ilustrasi bus AKAP di sebuah terminal

Berdasarkan data, Syafrin memaparkan jumlah penumpang AKAP di Terminal Pulogebang, Kampung Rambutan, Kalideres, dan Tanjung Priok meningkat drastis di musim libur kali ini.

Pada 25 Oktober ada 2.216 penumpang, 26 Oktober 2.148 penumpang, 27 Oktober sebanyak 3.356 penumpang, dan meningkat kurang lebih 131,93 persen pada hari berikutnya dengan total 4.119 penumpang. Bahkan pada 29 Oktober pun masih ada peningkatan sebanyak 2.134 penumpang.

Baca juga: Libur Panjang, Penumpang Bus AKAP Naik 62 Persen

Kendaraan pemudik dari arah Jakarta melewati jalan tol jakarta-cikampek di Cikampek, Jawa Barat, Minggu (2/6/2019). Sistem satu arah atau one way mulai diterapkan di jalan tol Jakarta-Cikampek hingga tol Batang-Semarang di Jawa Tengah pada H-6 Lebaran 2019, Kamis (30/5).KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Kendaraan pemudik dari arah Jakarta melewati jalan tol jakarta-cikampek di Cikampek, Jawa Barat, Minggu (2/6/2019). Sistem satu arah atau one way mulai diterapkan di jalan tol Jakarta-Cikampek hingga tol Batang-Semarang di Jawa Tengah pada H-6 Lebaran 2019, Kamis (30/5).

"Layanan bus AKAP yang berangkat dari terminal mengalami peningkatan tertinggi dibandingkan hari-hari sebelumnya, yaitu 31 persen atau mencapai 680 bus per harinya," ujar Syafrin.

Sedangkan untuk pengguna kendaraan pribadi, menurut Syafrin, volume yang meninggalkan Jakarta mulai meningkat sebesar 34,68 persen dari hari sebelumnya dengan jumlah 188.981 kendaraan.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X