Arus Balik Libur Panjang Bakal Terjadi Mulai Besok

Kompas.com - 30/10/2020, 14:41 WIB
Kendaraan pemudik antre memasuki Gerbang Tol Cikampek Utama, Cikampek, Jawa Barat, Sabtu (1/6/2019). Pada puncak arus mudik lebaran 2019 sejumlah titik di Tol Jakarta-Cikampek-Cipali mengalami kepadatan volume kendaraan pemudik. ANTARA FOTO/RIVAN AWAL LINGGAKendaraan pemudik antre memasuki Gerbang Tol Cikampek Utama, Cikampek, Jawa Barat, Sabtu (1/6/2019). Pada puncak arus mudik lebaran 2019 sejumlah titik di Tol Jakarta-Cikampek-Cipali mengalami kepadatan volume kendaraan pemudik.
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 336.929 kendaraan meninggalkan Jakarta dalam dua hari (27-28/10/2020) pada libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW. Jumlah tersebut diambil dari perhitungan kumulatif beberapa gerbang tol utama yang menjadi akses keluar Ibu Kota.

Tingginya volume lalu lintas saat arus liburan panjang tersebut sekaligus menjadi barometer bila saat arus balik nanti, volume kendaraan juga akan membeludak.

Kabagops Korlantas Polri Kombes Rudi Antariksawan memprediksi bahwa lalu lintas arus balik libur panjang diprediksi akan mulai terjadi pada Sabtu (31/10/2020) sampai Minggu (1/11/2020).

Baca juga: Persiapan Arus Balik, Kendaraan Niaga Dilarang Masuk Tol Japek

"Persiapan mengantisipasi pada arus balik. Antisipasi arus balik diprediksi akan terjadi hari Sabtu–Minggu," kata Rudi yang dikutip dari NTMC Polri, Kamis (29/10/2020).

Lebih lanjut, Rudi mengatakan, Korlantas Polri juga akan melakukan pantauan kondisi arus lalu lintas, terutama pada jalur rawan macet melalui CCTV yang berada di pos pengamanan, termasuk memastikan kondisi kesehatan personel yang bertugas di lapangan.

Hari kedua libur panjang, Rabu (29/10/2020) tol Jakarta-Cikampek terpantau padat.KOMPAS.COM/FARIDA Hari kedua libur panjang, Rabu (29/10/2020) tol Jakarta-Cikampek terpantau padat.

Berdasarkan pantauan H+3 libur panjang, arus kendaraan yang melintasi GT Palimanan terpantau ramai lancar. Hingga saat ini, diklaim tidak ada kepadatan arus kendaraan yang signifikan.

"Untuk situasi arus lalu lintas dua arah sudah mulai menurun karena telah memasuki hari ketiga," kata Rudi.

Sebelumnya, Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi juga sudah memprediksi lalu lintas arus balik akan terjadi mulai 31 Oktober 2020. Bahkan, dikhawatirkan bakal ada penumpukan karena terkait waktu yang lebih pendek.

Baca juga: Libur Panjang Marak Tabrakan Beruntun, Ingat Teori 3 Detik

"Kalau untuk balik ini akan banyak di Sabtu-Minggu, kami juga antisipasi kepadatan karena dikhawatirkan banyak yang balik di hari Minggu untuk mengejar aktivitas kembali di hari Senin," ujar Budi beberapa hari lalu.

Sejumlah kendaraan melaju di tol Jakarta - Cikampek menuju Gerbang Tol Cikampek Utama di Karawang, Jawa Barat, Kamis (23/4/2020). Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mencatat kenaikan volume arus kendaraan keluar dari Jakarta melalui Pintu Tol Cikampek Utama sebanyak 7.044 kendaraan atau 27 persen jelang pemberlakuan kebijakan larangan mudik mulai Jumat 24 April pukul 00.01 WIB.ANTARA FOTO/MUHAMAD IBNU CHAZAR Sejumlah kendaraan melaju di tol Jakarta - Cikampek menuju Gerbang Tol Cikampek Utama di Karawang, Jawa Barat, Kamis (23/4/2020). Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mencatat kenaikan volume arus kendaraan keluar dari Jakarta melalui Pintu Tol Cikampek Utama sebanyak 7.044 kendaraan atau 27 persen jelang pemberlakuan kebijakan larangan mudik mulai Jumat 24 April pukul 00.01 WIB.

"Baiknya dicari waktu yang tepat, hindari tanggal-tanggal prediksi kepadatan agar lebih nyaman dalam perjalanan, protokol kesehatan tetap dijaga," kata dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X