Perhatikan Ini Saat Pasang Roof Box di Mobil untuk Pergi Berlibur

Kompas.com - 28/10/2020, 15:22 WIB
Ilustrasi Honda BR-V saat menggunakan roof box lansiran Thule kompas.comIlustrasi Honda BR-V saat menggunakan roof box lansiran Thule

JAKARTA, KOMPAS.com - Libur panjang menjadi momen yang dipilih masyarakat untuk pergi berlibur bersama keluarga atau pulang ke kampung halaman.

Mengingat situasi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga saat ini, maka alternatif utama adalah memilih menggunakan kendaraan pribadi saat menempuh perjalanan jauh.

Ketika menempuh perjalanan jauh, kabin yang lapang menjadi salah satu faktor penunjang kenyamanan saat berkendara. Oleh sebab itu, tidak sedikit pengemudi yang memilih untuk memasang roof box pada kendaraannya sebagai salah satu solusi untuk menambah daya tampung bagasi.

Baca juga: Macet akibat Kecelakaan Beruntun di Tol Jakarta-Cikampek, Jasamarga Terapkan Sistem Buka Tutup

Kendati demikian, pemasangan dan penggunaannya tidak bisa sembarangan, sebab hal ini menyangkut keamanan berkendara di jalan.

Modifikator sekaligus Founder Karma Body Kit Kiki Anugraha mengatakan, tren penggunaan roof box awalnya diadaptasi dari mobil modifikasi di Amerika Serikat atau Eropa.

“Selain dapat menambah kapasitas bagasi, penggunaan roof box sedang ramai dipakai sebagai kosmetik tambahan. Tapi modelnya yang slim bukan yang tebal,” ujar pria yang akrab disapa Kiki belum lama ini kepada Kompas.com.

Roof box Thule, banyak model dan pilihan kapasitasStanly/Otomania Roof box Thule, banyak model dan pilihan kapasitas

Kiki menyarankan pemilik mobil sebaiknya menggunakan roof box dari merek terkemuka. Hal ini buat memastikan braket, penyangga, dan bahan roof box telah siap menerima kondisi saat berkendara, terutama terpaan angin yang kuat dari depan.

Baca juga: Touring Pakai Motor Sport Perhatikan Jarak Tuas Kopling

“Kalau yang saya pakai sudah kuat dan kencang braket-braketnya, jadi dipastikan aman saat melaju di tol. Namun sebelum melakukan perjalanan, ada baiknya di cek lagi,” katanya.

Kiki menambahkan, saat dipacu dalam kecepatan tinggi, roof box akan menimbulkan suara bising dari atap mobil. Hal ini wajar mengingat kompartemen tambahan ini menghadang angin dari depan.

“Untuk mengurangi kebisingan sebaiknya batasi kecepatan, karena suara angin lumayan keras. Kalau kuat atau tidak, pasti kuat. Tapi memang harus lebih hati-hati saat mengemudi, karena tinggi mobil jadi bertambah, khawatir mengenai sesuatu,” ucap dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X