Apa yang Harus Dilakukan Saat Bertemu Lubang di Jalan Tol

Kompas.com - 22/10/2020, 09:22 WIB
Sejumlah kendaraan melintasi tol JORR (Jakarta Outer Ring Road) menuju tol Jakarta-Cikampek di Bekasi , Jawa Barat, Kamis (23/4/2020). Menurut data Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya sebanyak 44.550 kendaraan keluar wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi ) melewati gerbang tol Cikampek Utama jelang larangan mudik yang ditetapkan pemerintah pada (24/4/2020). ANTARA FOTO/FAKHRI HERMANSYAHSejumlah kendaraan melintasi tol JORR (Jakarta Outer Ring Road) menuju tol Jakarta-Cikampek di Bekasi , Jawa Barat, Kamis (23/4/2020). Menurut data Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya sebanyak 44.550 kendaraan keluar wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi ) melewati gerbang tol Cikampek Utama jelang larangan mudik yang ditetapkan pemerintah pada (24/4/2020).

JAKARTA, KOMPAS.comJalan tol di Indonesia memang tidak semuanya mulus, ada saja bagian tertentu yang memiliki lubang di lajurnya. Jika dilibas, dan ternyata lubangnya dalam, pelek atau ban bisa jadi korban.

Namun, jika ingin menghindar ke lajur yang lain pun sebenarnya tidak bisa sembarangan. Pasalnya, jika pindah lajur mendadak, bisa-bisa membahayakan pengguna jalan lain dan diri kita sendiri. Berisiko terjadi kecelakaan!

Founder & Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting, Jusri Pulubuhu mengatakan, jika menemukan sesuatu seperti lubang atau lainnya di jalan tol, harusnya bisa melakukan cara preventif.

Baca juga: Catat, Ini Jadwal Penghapusan Denda Pajak Kendaraan di 7 Provinsi

Sejumlah kendaraan melintasi Tol Jakarta-Cikampek di Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (21/12/2019). PT Jasa Marga Tbk memprediksi selama libur panjang Natal dan Tahun Baru diperkirakan ada 479.049 kendaraan melintas di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek bawah maupun layang, dengan tujuan Bandung 51 persen dan Trans Jawa 49 persen. ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/ama.ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah Sejumlah kendaraan melintasi Tol Jakarta-Cikampek di Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (21/12/2019). PT Jasa Marga Tbk memprediksi selama libur panjang Natal dan Tahun Baru diperkirakan ada 479.049 kendaraan melintas di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek bawah maupun layang, dengan tujuan Bandung 51 persen dan Trans Jawa 49 persen. ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/ama.

“Jadi pelihara jarak pandang sejauh mata memandang. Kemudian jangan sekadar melihat, tapi memahami apa yang terlihat,” ucap Jusri kepada Kompas.com, Rabu (21/10/2020).

Kalau kita melihat ke depan, pasti akan terlihat lubangnya. Namun, bedanya kalau hanya melihat, dia tetap menghantam lubang tersebut. Sedangkan kalau memahami apa yang dilihat, ada hal yang bisa dilakukan terhadap untuk menghadapi lubang tersebut.

“Jika terpaksa menghindari lubang tersebut, hal pertama yang harus dilakukan yaitu mengecek spion. Karena ada bahaya lain dari samping dan belakang kita yang tidak bisa diketahui kalau tidak lihat spion,” kata Jusri.

Baca juga: Meluncur Minggu Depan, Begini Wujud Isuzu MU-X Generasi Baru

Kalau tidak bisa menghindar, cek dahulu lubangnya. Kalau lubangnya tidak terlalu besar, tidak perlu kurangi kecepatan karena bisa menambah benturan yang terasa. Jadi sebaiknya mempertahankan kecepatannya agar roda depan tidak mengalami absorbsi yang besar.

“Karena jika mengurangi kecepatan, berat mobil akan berpindah ke depan, sehingga benturannya saat menubruk lubang menjadi besar,” kata dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X