Begini Teknik Mengemudi Hemat Ala Daihatsu

Kompas.com - 22/10/2020, 09:02 WIB
Suasana mengemudi Daihatsu Copen. Febri Ardani/KompasOtomotifSuasana mengemudi Daihatsu Copen.
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Mengandeng GT Radial, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengelar acara Ngobrol Asik secara virutal di Instagram @daihatsuind yang membahas tips berkendara irit alias eco driving.

Acara edukatif ini turut menggundang beberapa narasumber, yakni Sony Susmana selaku Senior Instructor Safety Defensive Consultan Indonesia (SDCI) dan Proving Ground On Vehicle Test Manager PT Gajah Tunggal Zulpata Zainal.

Mengulik soal teknik berkendara yang mengoptimalkan penggunaan bahan bakar, Sony mengatakan ada banyak manfaatnya bagi pemilik mobil.

Baca juga: Orang Indonesia Kalau Beli BBM, yang Penting Diisi dan Bisa Jalan

"Tak sekadar hanya irit BBM saja, tapi juga ikut berkontribusi mengurangi polusi, menekan potensi kecelakaan, serta membuat komponen mobil lebih awet sehingga bisa menekan pengeluaran," kata Sony dalam keterangan resmi yang dikirm Daihatsu, Rabu (21/10/2020).

Tachometer yang menunjukkan angka RPM.KOMPAS.com / GHULAM M NAYAZRI Tachometer yang menunjukkan angka RPM.

Sony menjelaskan, sebenarnya ada banyak teknik yang bisa dilakukan pengendara mobil agar bisa irit bahan bakar. Contoh yang paling sederhana memanfaatkan indikator eco driving yang biasanya sudah disematkan pada mobil-mobil baru, layaknya Daihatsu Xenia, Terios, Sirion, Sigra, dan Ayla.

Indikator yang umumnya berbentuk daun dengan warna hijau dan diletakan pada speedometer itu, bisa dijadikan patokan untuk mengetahui pola berkendara apakah sudah eco driving atau belum.

Selain itu, ada beberapa hal lain juga harus diperhatian. Seperti perencanaan rute perjalanan yang harus disesuaikan dengan kebutuhan, tak memanaskan mesin lebih dari 1 menit,jaga kecepatan konstan sekitar 60-80 kpj dan RPM di putaran 2.000, menjaga jarak dengan kendaraa lain dan biasakan menggunakan engine brake untuk deselerasi.

"Pengaturan suhu AC yang ideal di kabin, lalu mematikan mesin bil sedang menunggu di dalam mobil lebih dari 5 menit, melakukan perawatan kendaraan secara berkala, dan menggunakan bahan bakar yang direkomendasikan juga ikut mendukung eco driving," ucap Sony.

Indikator bensin hmsmotoblog.wordpress.com Indikator bensin

Zulpata Zainal menambahkan bila untuk berkendara eco driving, selain dari beberapa tekni, pemilihan jenis ban mobil juga tak bisa diabaikan. Disaranakan pemilik mobil memilih jenis ban Eco yang saat sudah banyak beredar seperti Chmpiro Eco dari GT Radial.

Baca juga: Ini Keuntungan Merawat Ban Mobil Secara Rutin

"Ban berjenis Eco merupakan ban berbahan baku ramah lingkungan, didesain khusus agar hambatan gulirnya renda. Jangan lupa menjaga dan merawat ban, karena saat berkendara ban punya peran besar dalam menjaga keselamatan," ucap Zulpata.

Lebih lanjut, Elvina Afny, Customer Satisfaction & Value Chain Division Head PT ADM mengatakan, adanya acara tersebut bisa memberikan dampak positif dan teknik eco driving bisa diterapkan sehari-hari.

Perhatikan isi garasi, khususnya mobil Anda. Periksa tekanan udara ban mobil Anda dan sesuaikan dengan ketentuan yang biasa diletakkan di pintu mobil. Ban dengan isi yang ideal mampu menghemat penggunaan bahan bakar.huffingtonpost.com Perhatikan isi garasi, khususnya mobil Anda. Periksa tekanan udara ban mobil Anda dan sesuaikan dengan ketentuan yang biasa diletakkan di pintu mobil. Ban dengan isi yang ideal mampu menghemat penggunaan bahan bakar.

"Sehingga dapat lebih hemat bahan bakar dan bisa menabung untuk keperluan lainnya di tengah kondisi pandemi seperti saat ini serta tetap ramah lingkungan," ujar Elvina.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X