Evaluasi PSBB, Volume Lalu Lintas Turun tapi Banyak Pelanggaran

Kompas.com - 21/09/2020, 14:21 WIB
Lalu lintas kendaraan di Tol Dalam Kota Jakarta tampak padat pada jam pulang kerja di hari ketiga pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap dua, Rabu (16/9/2020). Pembatasan kendaraan bermotor melalui skema ganjil genap di berbagai ruas Ibu Kota resmi dicabut selama PSBB tahap dua. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOLalu lintas kendaraan di Tol Dalam Kota Jakarta tampak padat pada jam pulang kerja di hari ketiga pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap dua, Rabu (16/9/2020). Pembatasan kendaraan bermotor melalui skema ganjil genap di berbagai ruas Ibu Kota resmi dicabut selama PSBB tahap dua.
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Sepekan lebih diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB) secara ketat, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo, mencatat masih banyak pelanggaran yang masih terjadi.

Namun dari segi kondisi lalu lintas untuk wilayah Jakarta, diklaim telah terjadi penurunan meski tanpa ada pemberlakuan ganjil genap untuk pembatasan mobil pribadi.

"Berdasarkan hasil pemantauan, situasi lalu lintas relatif lancar selama PSBB. Terjadi penurunan volume lalu lintas antara 5,23 persen sampai 19,28 persen dibandingkan pada masa PSBB transisi lalu," ucap Syafrin kepada Kompas.com, Senin (21/9/2020).

Baca juga: Viral Video Kena Sanksi Turunkan Masker Saat Berkendara, Ini Aturannya

Untuk pelanggaran, menurut data di lapangan masih ada beberapa yang dilakukan. Mulai dari kapasitas angkut, kerumunan ojek online dan ojek pangkalan, serta penegakan disipilin protokol kesehatan dalam Operasi Yustisi yang terjaring di beberapa daerah.

Petugas Satpol PP menggelar penggunaan masker dengan baik dan benar dalam Operasi Yustisi Protokol COVID-19 di Kawasan Tanah Abang di Jakarta Pusat, Senin (14/9/2020).  Operasi Yustisi tersebut dilaksanakan untuk menertibkan masyarakat agar lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Petugas Satpol PP menggelar penggunaan masker dengan baik dan benar dalam Operasi Yustisi Protokol COVID-19 di Kawasan Tanah Abang di Jakarta Pusat, Senin (14/9/2020). Operasi Yustisi tersebut dilaksanakan untuk menertibkan masyarakat agar lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.

"Hasil pengawasan, pelanggaran baru terjadi mulai 15 September 2020 untuk kapasitas angkut. Tercatat hingga 19 September jumlahnya mencapai 120 pelanggaran yang dilakukan oleh angkutan umum dan barang," ujar Syafrin.

"Untuk pengawasan ojek yang berkerumun, mulai dari 14-19 September tercatat ada 1.034 pelanggaran yang kami temui dari beberapa titik lokasi yang berada di 42 kecamatan di Jakarta," kata dia.

Sementara untuk pelanggaran protokol kesehatan, seperti tak mengenakan masker dan lain sebagainya, yang berhasil terjaring dalam Operasi Yustisi, jumlahnya masih cukup tinggi.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Giat Operasi Yusitisi Protokol Covid-19 Wilayah Kota Adm Jakarta Utara. Dilakukan Langsung Sidang Tipiring ditempat Oleh Hakim, Jaksa dan Panitera dilakukan agar masyarakat dapat terkena efek jera untuk dapat mematuhi peraturan pemerintah tentang protokol kesehatan Covid-19. (16/09/20/) -- Lokasi : Danau Sunter Kec Tanjung Priok -- Maskermu Melindungiku, Maskerku Melindungimu -- Pergub No. 88 Tahun 2020. @dalops_dishubdkijakarta @dishubdkijakarta @kominfotik_ju @simanjuntakharlem @pras.agus.754 @pras.agus.754 @grabid @gojekindonesia #dishubdki #dishubutara #dishubdkijakarta #dalopsdishubdkijakarta #justinfo #dkijakarta #dkiinfo #jktinfo #jktinformasi #jktinfoterkini #dkiinformasi #justinfo #beritaterkini #jktinfoterkini #beritajakarta #infojkt #covid19 #okprend #psbb Sumber: @sudinhubju

A post shared by DISHUB PROVINSI DKI JAKARTA (@dishubdkijakarta) on Sep 15, 2020 at 8:31pm PDT

Mulai dari hari pertama penerapan PSBB ketat sudah ada penindakan terhadap para pelanggar. Akumulasi hingga 19 September 2020, teguran yang dilakukan mencapai 1.670 orang, sanksi sosial 659 orang, dan 167 orang lainnya mendapat denda administratif yang total selama enam hari terkumpul Rp 22.725.000.

Baca juga: Selama PSBB Tahap Dua, Pelanggar Lalu Lintas Tetap Ditilang?

Petugas gabungan dalam Operasi Yustisi Protokol COVID-19 menggelar penggunaan masker dengan baik dan benar di Kawasan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (19/9/2020). Operasi Yustisi tersebut dilaksanakan untuk menertibkan masyarakat agar lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Petugas gabungan dalam Operasi Yustisi Protokol COVID-19 menggelar penggunaan masker dengan baik dan benar di Kawasan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (19/9/2020). Operasi Yustisi tersebut dilaksanakan untuk menertibkan masyarakat agar lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.

Untuk evaluasi transportasi umum, Syarifn mengatakan meski masih bisa beroperasi dengan 50 persen kapasitas angkut, tapi memang terjadi penurunan rata-rata jumlah penumpang harian angkutan umum sebesar 22,83 persen.

"Sedangkan angkutan antarkota antar provinsi ( AKAP) mengalami penurunan sebesar 43,85 persen dibandingkan saat PSBB Transisi," kata Syafrin.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X