Menperin Optimis Industri Otomotif Bisa Melesat di Semester II

Kompas.com - 20/09/2020, 16:54 WIB
Pengunjung menyaksikan pameran otomotif Telkomsel Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (26/4/2019). Pameran otomotif terbesar ini akan berlangsung hingga 5 Mei 2019 mandatang. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOPengunjung menyaksikan pameran otomotif Telkomsel Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (26/4/2019). Pameran otomotif terbesar ini akan berlangsung hingga 5 Mei 2019 mandatang.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita optimis bahwa kinerja industri otomotif nasional mampu berkembang secara positif pada semester II/2020.

Keyakinan tersebut seiring dengan pertumbuhan produksi dan distribusi (penjualan) yang terjadi dalam tiga bulan terakhir, yaitu Juni-Agustus 2020, meski secara kumulatif masih di bawah angka normal atau tahun sebelumnya.

"Kami optimis kinerja sektor otomotif berkembang positif di semester II. Kalau periode sebelumnya terjadi perlambatan karena dampak pandemi Covid-19," katanya dalam keterangan resmi.

Baca juga: Pemerintah Siapkan Stimulus buat Industri Otomotif

Sales promotion girl (SPG) berpose di samping mobil dalam pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Utara, Kamis (25/4/2019). Pameran IIMS 2019 berlangsung hingga 5 Mei 2019 mendatang. Sebanyak 36 merek roda dua dan roda empat ikut memamerkan produk terbarunya di sini.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Sales promotion girl (SPG) berpose di samping mobil dalam pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Utara, Kamis (25/4/2019). Pameran IIMS 2019 berlangsung hingga 5 Mei 2019 mendatang. Sebanyak 36 merek roda dua dan roda empat ikut memamerkan produk terbarunya di sini.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), lanjut Agus, penjualan mobil secara ritel pada Agustus telah mencapai 37.665 unit, naik 5,18 persen dari bulan sebelumnya.

Sementara di sisi penjualan wholesales atau distribusi dari pabrik ke diler mampu mencapai angka 37.277 unit, naik 47 persen dari realisasi di Juli 2020.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun penjualan sepeda motor di periode yang sama tumbuh sekitar 11 persen atau 37 ribuan unit. "Artinya, sudah ada rebound pemulihan, pasar kembali spending uangnya untuk beli mobil dan motor," ujar dia.

Menurut Agus, Covid-19 telah menyebabkan ketidakstabilan pada ekonomi Indonesia baik dari sisi permintaan maupun penjualan, yang juga berdampak pada beberapa sektor manufaktur termasuk otomotif.

Ilustrasi penjualan mobilStanly/KompasOtomotif Ilustrasi penjualan mobil

"Sebagaimana kita ketahui industri otomotif menghadapi tekanan permintaan yang sangat besar, padahal industri otomotif merupakan salah satu sektor terpenting untuk perekonomian nasional," ujar Agus.

Lebih lanjut, industri otomotif sendiri telah memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional, baik itu dari capaian nilai investasi maupun ekspornya.

“Industri otomotif telah mampu menciptakan lapangan pekerjaan yang sangat besar, lebih dari 1 juta orang, dan merupakan salah satu sektor prioritas dalam agenda nasional pada peta jalan Making Indonesia 4.0,” kata dia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.