Cuaca Hujan, Ingat Jarak Aman Berkendara Minimal 5 Detik

Kompas.com - 17/09/2020, 09:42 WIB
Ilustrasi berkendara saat hujan. Larmoyeux & BoneIlustrasi berkendara saat hujan.

JAKARTA, KOMPAS.com – Cuaca di Jakarta dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir lebih sering hujan. Kondisi jalan yang basah dan licin menuntut pengendara lebih berhati-hati saat mengemudi mobil atau motor.

Berbeda dengan cuaca panas, pengemudi harus lebih waspada saat kondisi hujan karena ada banyak faktor eksternal lain yang mempengaruhi keselamatan di jalan.

Adrianto Sugiarto Wiyono, Instruktur Senior Indonesia Defensive Driving Center ( IDDC), mengatakan, saat hujan visibilitas pengemudi akan berkurang.

Baca juga: Memanaskan Mesin Mobil yang Tak Dipakai Selama PSBB Harus Setiap Hari?

Ilustrasi menyetir mobiltravelers.com Ilustrasi menyetir mobil

Selain itu yang perlu diantisipasi berikutnya daya cengkeram ban yang menurun saat jalan basah. Oleh karena itu, menjaga jarak aman menjadi penting pada kondisi hujan.

“Normalnya jaga jarak yang aman antar kendaraan itu 3 detik untuk menciptakan ruang aman,” ucap Adrianto, kepada Kompas.com belum lama ini.

Dari 3 detik tersebut, menurut Adrianto, detik pertama digunakan untuk respon pengemudi dalam mengantisipasi kendaraan di depannya.

Baca juga: Yamaha Tes Knalpot Baru Demi Tingkatkan Performa di MotoGP

Ilustrasi berkendaraa saat hujan.CarGuide.PH Ilustrasi berkendaraa saat hujan.

Detik kedua dipakai sistem mekanikan pengereman, dan pada detik ketiga adalah sisa jarak aman yang bisa digunakan untuk menghindar setelah melakukan pengereman.

Namun apabila kondisi sedang hujan, jarak aman berkendara ini harus ditambah. Karena jarak waktu ini dapat digunakan pengemudi untuk melakukan pengereman atau manuver.

Ilustrasinya semakin jauh jarak mobil Anda dengan kendaraan di depan, maka antisipasi bila terjadi kecelakaan semakin mudah.

Baca juga: Banyak yang Masih Salah Kaprah Bagaimana Cara Matikan Mesin Mobil

Ilustrasi jaga jarak aman 3 detikivanhumphrey.blogspot Ilustrasi jaga jarak aman 3 detik

“Setidaknya harus lebih dari 3 detik, atau minimal 5 detik karena visibilitas berkurang yang mengurangi respons pengemudi,” ujar Adrianto.

“Perlu diwaspadai juga kalau hujan itu, sebaik apapun grip bannya, jalanan cenderung licin karena basah,” katanya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X