Harga Mobil Bekas yang Produsennya Sudah Tak Ada Lagi di Indonesia

Kompas.com - 17/09/2020, 09:12 WIB
Ilustrasi mobil bekas. ReutersIlustrasi mobil bekas.

JAKARTA, KOMPAS.com - Penghentian penjualan mobil secara resmi oleh produsen, membuat harga jual kembali produk terkait menjadi turun secara signifikan di pasar mobil bekas.

Apalagi ketersediaan produknya sangat terbatas, sehingga membatasi pilihan konsumen untuk menentukan unit dengan kondisi paling ideal untuk digunakan nanti.

"Kita ambil contoh Datsun Go, sekarang itu populasinya tidak banyak jadi yang jual juga jarang. Kalau dibandingkan Calya atau Sigra, kira-kira 1:10," kata Senior Manager Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua Herjanto Kosasih kepada Kompas.com belum lama ini.

Baca juga: Banyak yang Masih Salah Kaprah Bagaimana Cara Matikan Mesin Mobil

Datsun akan mengakhiri produksinya di Indonesia mulai Januari 2020.Stanley Ravel Datsun akan mengakhiri produksinya di Indonesia mulai Januari 2020.

"Karena keterbatasan tersebut, memilih mobil dengan kondisi yang diinginkan sangat sulit. Maka dari itu, biasanya orang memindahkan pilihannya ke model lain yang dianggap sesuai," lanjut dia.

Ketersediaan sparepart dan kelangsungan servis dari produsen pabrik mobil tersebut juga jadi pertimbangan lain.

Hal tersebut membuat harga mobil dengan merek yang sudah tak ada lagi di Indonesia turun signifikan.

Datsun

Herjanto menyebut, kisaran untuk Datsun Go dan Go+ produksi 2014 di pasar mobil bekas kini berada di kisaran Rp 65 jutaan tergantung kondisi dan lokasi.

Banderolan ini pun tak jauh berbeda jika dibandingkan dengan situs jual beli mobil online.

Baca juga: Mobil Berpelat Nomor Dewa Punya Keistimewaan di Jalan Raya?

Chevrolet Spin Indonesia di CUC 2015Stanly Chevrolet Spin Indonesia di CUC 2015

Chevrolet

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X