Mengenal Istilah Perpal Pada Bus AKAP

Kompas.com - 12/09/2020, 08:42 WIB
Kru bus menyiapkan kendaraan yang akan digunakan untuk armada mudik lebaran di Garasi Bus Maju Lancar, Siyono, Playen, Selasa (12/6/2018). Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menggelar pemeriksaan bus yang akan digunakan sebagai armada mudik lebaran guna menjamin keselamatan penumpang, meliputi pemeriksaan kelengkapan, fungsi, hingga alat keselamatan kendaraan. KOMPAS.com/MARKUS YUWONOKru bus menyiapkan kendaraan yang akan digunakan untuk armada mudik lebaran di Garasi Bus Maju Lancar, Siyono, Playen, Selasa (12/6/2018). Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menggelar pemeriksaan bus yang akan digunakan sebagai armada mudik lebaran guna menjamin keselamatan penumpang, meliputi pemeriksaan kelengkapan, fungsi, hingga alat keselamatan kendaraan.

JAKARTA, KOMPAS.comBus antar kota antar provinsi (AKAP) memang memiliki berbagai istilah yang unik. Mulai dari ngeblong, sampai kandang macan, masing-masing kata tadi memiliki artinya sendiri.

Ada satu istilah lagi yang biasa digunakan oleh kru dan penggemar bus atau bismania, yaitu perpal. Perpal biasa diartikan sebagai bus yang sedang istirahat atau libur.

Anggota Forum Bismania Indonesia, Dimas Raditya mengatakan, kata perpal ini berawal dari bahasa yang digunakan antar kru bus.

Baca juga: Mengapa Tempat Tidur Pengemudi di Kabin Bus Disebut Kandang Macan?

bus akapKompas.com/Fathan Radityasani bus akap

“Sejak awal masuk Bismania, sudah ada penggunaan kata itu. Jadi sepertinya, awal mula kata perpal ini digunakan oleh kru bus,” ucap Dimas kepada Kompas.com belum lama ini.

“Kata perpal ini bisa digunakan dalam kalimat, busnya perpal di Pulogebang semalam. Kalau diartikan bus nya sedang libur di Pulogebang,” kata Dimas.

Baca juga: Dorong Daya Beli, Menperin Usulkan Pajak Mobil Baru 0 Persen

Dimas mengatakan, penyebab dari perpal ini bisa berbagai macam. Bisa jadi karena bus sedang diservis atau sekadar beristirahat. Mengingat jarak yang dilewati bus setiap ritnya bisa sampai ribuan kilometer, sehingga bus perlu diservis.

Kemudian untuk istirahat, waktu tempuh yang dihabiskan bus AKAP untuk pergi ke suatu tempat bisa memakan waktu lebih dari sembilan jam. Jadi wajar saja jika bus perpal untuk beristirahat dulu sebelum narik lagi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X