Begini Cara Memanaskan Mesin Mobil Saat PSBB, Jangan Diam di Tempat

Kompas.com - 12/09/2020, 06:39 WIB
Ilustrasi Mesin Diesel. KompasOtomotif-donny aprilianandaIlustrasi Mesin Diesel.
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Berkurangnya intensitas penggunaan mobil selama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB) di DKI Jakarta bukan berarti kendaraan dibiarkan terparkir di garasi saja.

Perawatan tetap perlu dilakukan secara rutin guna mencegah terjadinya kerusakan pada komponen kendaraan.

Banyak cara yang bisa dilakukan oleh pemilik mobil dalam hal melakukan perawatan. Salah satunya adalah dengan memanaskan mesin mobil secara rutin.

Tetapi, saat memanaskan mesin mobil disarankan tidak hanya diam di tempat saja tetapi juga sesekali digunakan untuk berjalan.

Baca juga: Saat Jakarta PSBB Ketat, Bayar Pajak Kendaraan 5 Tahunan Bisa Online?

Suparna, Kepala Bengkel Auto2000 Cilandak, mengatakan, saat mobil dipanaskan sambil digunakan berjalan akan memberikan efek yang cukup bagus, salah satunya terhadap ban.

Kondisi mobil Suzuki Grand Vitara yang parkir di Bandara Adi Soemarmo lebih dari enam bulan. Lamanya waktu parkir membuat tagihan tarif parkir mencapai lebih dari Rp 10 juta.KOMPAS.COM/Ari Purnomo Kondisi mobil Suzuki Grand Vitara yang parkir di Bandara Adi Soemarmo lebih dari enam bulan. Lamanya waktu parkir membuat tagihan tarif parkir mencapai lebih dari Rp 10 juta.

Dengan adanya perputaran pada karet pembungkus pelek ini, maka bagian telapak ban yang menahan beban kendaraan juga akan berganti.

Berbeda halnya dengan saat mobil hanya dipanaskan dalam posisi diam, bagian telapak ban tidak akan berubah.

Jika kondisi ini dibiarkan, lama-kelamaan ban juga akan mengalami kerusakan pada bagian telapaknya karena terus menahan beban mobil.

“Minimal satu minggu sekali mobil dikendarai keluar garasi, tujuannya agar roda berotasi sehingga beban kendaraan tidak hanya ditahan pada satu titik telapak ban saja,” ujarnya kepada Kompas.com belum lama ini.

Baca juga: Syarat Bayar Pajak Kendaraan Sebelum Jatuh Tempo, Bisa Dimanfaatkan Sebelum PSBB Ketat

Tetapi, lanjut Suparna, jika saat memanaskan mobil tetapi ban tidak berotasi maka efeknya adalah terjadinya kerusakan pada bagian telapak ban.

Ban kempis setelah meledakshutterstock Ban kempis setelah meledak

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X